Sementara itu di Stadion Galgenwaard, Utrecht, Miliano Jonathans kembali mendapat kesempatan turun bermain meski dari bangku cadangan. Ia masuk pada menit-menit akhir, tepatnya sekitar 11 menit jelang bubaran, menggantikan Miguel Rodriguez di sektor sayap. Walaupun kontribusinya kali ini belum terlalu besar karena durasi bermain yang singkat, momen ini menjadi penting bagi Jonathans. Sebab, ia menunjukkan bahwa perlahan mulai mendapatkan kepercayaan dari pelatih setelah sebelumnya juga diturunkan pada pekan kedua melawan Sparta Rotterdam.
FC Utrecht sendiri tampil dominan dan berhasil mencetak empat gol lewat Miguel Rodriguez, David Min, dan dua gol dari Victor Jensen. Excelsior hanya mampu memperkecil kedudukan lewat aksi Yoon Do-young. Kemenangan meyakinkan ini mengangkat posisi Utrecht ke peringkat keenam klasemen dengan enam poin dari tiga pertandingan, sedangkan Excelsior harus puas terpuruk di dasar klasemen tanpa satu pun poin.
Bagi publik sepak bola Indonesia, performa Calvin Verdonk dan menit bermain yang didapat Miliano Jonathans menjadi kabar menggembirakan. Verdonk menunjukkan stabilitas yang sangat penting untuk memperkuat lini pertahanan Garuda di level internasional, sementara Jonathans yang masih muda punya potensi besar untuk berkembang jika terus diberi kesempatan di level tertinggi. Dengan semakin dekatnya agenda internasional Timnas, keduanya tentu akan menjadi sorotan utama dan harapan baru bagi suporter Indonesia.