Tampang

Ribuan Pasukan Dikerahkan, Prediksi Kekacauan El Clasico Indonesia di Bandung!

9 Jan 2026 05:07 wib. 58
0 0
Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyiapkan 3.000 personel gabungan
Sumber foto: Google

Bandung — Ketegangan menjelang El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta makin memuncak setelah Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengumumkan pengerahan sekitar 3.000 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan big match yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026. Langkah ini merupakan salah satu pengamanan terbesar dalam sejarah pertandingan rival terbesar di sepak bola nasional dan mencerminkan kekhawatiran aparat akan potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi selama dan setelah laga. 

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan memimpin langsung seluruh upaya pengamanan yang dilakukan sejak awal pekan ini. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Mapolrestabes Bandung, dia menegaskan bahwa semua pihak harus bekerja secara terkoordinasi untuk memastikan pertandingan berjalan dengan aman, tertib, dan bebas dari insiden. Selain melibatkan unsur Polri, pengamanan ini juga melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. 

Jumlah personel yang disiapkan terbilang sangat besar. Sekitar 3.000 petugas gabungan itu ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk di dalam stadion, kawasan perimeter GBLA, serta daerah sekitar Kota Bandung. Pengamanan tidak hanya dilakukan secara fisik di lokasi pertandingan, tapi juga di sejumlah pos yang berada di akses masuk wilayah Jawa Barat untuk memantau pergerakan massa yang datang dari luar kota. 

Pengamanan Berlapis dan Pemeriksaan Ketat

Strategi pengamanan yang diterapkan bersifat berlapis dengan prosedur yang cukup ketat. Sejumlah titik pemeriksaan telah disiapkan untuk melakukan pengecekan terhadap suporter yang datang. Kapolda Rudi menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut bukan hanya dilakukan sekali, tetapi berulang kali hingga suporter benar-benar memasuki area stadion. Salah satu fokus utama pemeriksaan adalah memastikan tidak ada barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, flare, alkohol, atau benda lain yang bisa memicu kerusuhan.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?