Lebih lanjut, Fadjar menambahkan bahwa seluruh karyawan di Pertamina, yang ia sebut sebagai perwira, berkomitmen untuk memberikan kinerja terbaik demi kemajuan bangsa dan negara. Mereka merasa bangga dengan berbagai pencapaian yang telah diraih oleh perusahaan dan selalu siap untuk menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat, baik di perkotaan maupun daerah terpencil di nusantara.
Pertamina juga terus menjalankan amanah sebagai BUMN dengan fokus pada dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan pencapaian Net Zero Emission (NZE) yang ditargetkan pada tahun 2060. Dalam melaksanakan tanggung jawab tersebut, perusahaan mengedepankan prinsip ESG di setiap lini bisnisnya. "Implementasi ESG sejalan dengan tren global untuk mendukung keberlanjutan bisnis di masa depan," ungkap Fadjar, menunjukkan dedikasinya terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Pencapaian ini juga menjadi wujud nyata dukungan Pertamina terhadap program Asta Cita yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pengakuan ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan bagian dari usaha Pertamina untuk mendukung instruksi Kementerian BUMN dalam meningkatkan swasembada energi dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan demikian, Pertamina terus membangun reputasi yang solid dan menarik perhatian publik terhadap komitmennya dalam mencapai tujuan dan misi perusahaan.