Menyikapi situasi cuaca yang dapat berubah menjadi buruk, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan kemungkinan bencana hidrometeorologi. Bencana tersebut antara lain meliputi banjir, tanah longsor, banjir bandang, serta angin kencang yang dapat mengakibatkan pohon tumbang.
"Saat ini, seluruh wilayah Jawa Tengah masih berada dalam periode musim hujan, dengan puncak curah hujan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2025. Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga dan bersiap menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu," ujar Teguh menegaskan pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu ini.