Tidak hanya itu, jaring pengaman ini juga mencakup tunjangan pengangguran yang memadai, cuti orang tua yang panjang dan dibayar, serta dukungan finansial untuk keluarga dengan anak. Jaminan sosial ini mengurangi ketidakpastian finansial dan memberikan ketenangan pikiran. Warga tahu bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi, mereka tidak akan jatuh ke dalam kemiskinan. Kondisi ini memungkinkan mereka untuk mengambil risiko, mencoba hal baru, atau bahkan berganti karier tanpa rasa takut yang berlebihan.
Keseimbangan Hidup dan Kerja yang Dijunjung Tinggi
Negara-negara Nordik sangat menghargai keseimbangan antara hidup dan kerja. Mereka terkenal dengan jam kerja yang lebih pendek, namun produktivitasnya tetap tinggi. Budaya kerja di sana fokus pada efisiensi, bukan pada jumlah jam kerja. Bekerja lembur secara terus-menerus tidak dianggap sebagai hal yang positif, karena justru dianggap sebagai tanda bahwa manajemen tidak efektif.
Pemerintah juga mendukung keseimbangan ini dengan kebijakan yang fleksibel. Contohnya, cuti orang tua yang panjang dan diwajibkan untuk ayah, yang memungkinkan kedua orang tua untuk terlibat penuh dalam pengasuhan anak. Ini tidak hanya memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan dalam karier, tetapi juga memperkuat ikatan keluarga dan memberikan waktu luang yang cukup bagi setiap individu untuk mengejar hobi, bersosialisasi, dan beristirahat.
Kesetaraan dan Inklusi
Kesetaraan adalah nilai inti yang dijunjung tinggi di Nordik. Mereka memiliki kesenjangan pendapatan yang relatif kecil dibandingkan banyak negara lain. Sistem pajak progresif memastikan bahwa kekayaan didistribusikan ulang untuk membiayai layanan publik yang dinikmati semua orang. Ini menciptakan masyarakat yang lebih adil, di mana perbedaan kelas tidak terlalu tajam.