Bunyi lonceng jam yang berdentang setiap jam atau setiap setengah jam menjadi suara familiar yang memberi identitas pada sebuah kota. Jam-jam ini sering menjadi ikon pariwisata yang menarik ribuan pengunjung. Keindahan arsitekturnya, sejarah di baliknya, dan kerumitan mekanisme yang masih berfungsi hingga kini menjadikannya objek studi dan kekaguman. Mereka bukan lagi sekadar penunjuk waktu, melainkan monumen hidup yang menceritakan kisah sebuah kota.
Meskipun konsepnya sama, setiap negara atau kota di Eropa memiliki ciri khasnya sendiri dalam jam menara. Di Inggris, misalnya, Big Ben di London tidak hanya menunjukkan waktu, tetapi juga menjadi simbol demokrasi dan pemerintahan. Di Jerman, banyak balai kota tua memiliki jam dengan figur yang menari (Glockenspiel), menceritakan cerita lokal atau sejarah kota. Sementara di Republik Ceko, Orloj di Praha adalah mahakarya astronomi yang menunjukkan posisi matahari, bulan, dan rasi bintang.