Ketika Borun lahir di Rusia, dokter di sana sudah memperingatkan sang ibu, Dari Borun, untuk bersiap dengan hal buruk yang akan menimpa anaknya. Sang ibu yang khawatir kemudian membawa keluarganya pindah ke AS dengan harapan anaknya bisa menjalani operasi di sana.
Di AS, mereka menemukan dokter di Boston yang setuju untuk merawatnya. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, Borun kecil dikatakan tidak cukup kuat melakukan prosedur operasi karena memiliki tekanan darah tinggi di arteri pulmonalis.
Bayi yang terlahir dengan kondisi seperti ini biasanya tidak bertahan lama. Satu studi Tahun 2008 lalu menemukan dari 58 bayi dengan kondisi ini, 37 di antaranya meninggl dunia dalam beberapa hari setelah lahir.