Selain itu, Vance juga mengambil sikap tegas terhadap China, mendukung kebijakan pembatasan perdagangan yang lebih agresif dan perlindungan terhadap kekayaan intelektual AS. Ia juga menekankan bahwa AS harus lebih berfokus pada Asia Timur, menandakan adanya pergeseran fokus ke arah yang lebih ekonomis dan geopolitis.
Sikap JD Vance yang menuntut agar negara-negara Eropa “berbagi beban” lebih besar dalam NATO juga menunjukkan adanya perubahan dalam kebijakan luar negeri AS. Pernyataan ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa AS mungkin akan lebih menekankan pada perlindungan kepentingan dalam hubungan dengan sekutu-sekutunya.