“Beberapa orang tua masih enggan untuk memvaksinasi anak mereka karena takut akan efek samping atau termakan informasi yang salah. Padahal, vaksinasi telah terbukti sangat efektif untuk mencegah berbagai penyakit,” ungkap dr. Dina.
Kesulitan Akses di Daerah Terpencil
Selain masalah pemahaman, akses vaksinasi yang terbatas di daerah terpencil juga menjadi tantangan besar. Banyak daerah yang sulit dijangkau oleh tenaga medis, sehingga vaksinasi anak tidak dapat dilakukan secara maksimal.
“Di beberapa daerah yang jauh dari pusat kota, kekurangan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang kurang memadai menjadi kendala utama. Ini berkontribusi pada rendahnya angka vaksinasi,” kata dr. Dina.
Pentingnya Penyuluhan dan Edukasi Masyarakat
Pendidikan dan penyuluhan yang lebih intensif kepada orang tua dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan angka partisipasi vaksinasi. Kampanye yang lebih gencar tentang manfaat vaksinasi dapat membantu mengatasi keraguan dan kesalahpahaman yang ada.
“Pemerintah dan tenaga medis harus lebih proaktif dalam memberikan informasi yang jelas dan akurat mengenai manfaat vaksinasi. Selain itu, masyarakat perlu diberi pemahaman mengenai pentingnya imunisasi dalam melindungi kesehatan anak,” tambah dr. Dina.