Bahaya Mikroplastik bagi Kesehatan
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter yang dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan manusia.
Ketika dikonsumsi, mikroplastik dapat:
Masuk ke saluran pencernaan dan menyebar ke organ tubuh seperti hati, ginjal, jantung, hingga otak.
Menyebabkan inflamasi dan stres oksidatif yang berisiko memicu penyakit kronis.
Mengganggu sistem hormon dan meningkatkan risiko kanker.
Berdasarkan jurnal Environmental Science & Technology tahun 2024, masyarakat Indonesia diperkirakan mengonsumsi 15 gram mikroplastik per bulan, setara dengan tiga kartu ATM.
BPOM Lakukan Penelusuran
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menanggapi temuan ECOTON dengan menyatakan bahwa sebagian besar kantong teh celup di Indonesia terbuat dari kertas dan plastik, dengan lapisan plastik polietilen untuk meningkatkan daya rekat.
Koordinator Humas BPOM, Eka Rosmalasari, mengatakan bahwa pihaknya masih menelusuri temuan ini sebelum memberikan pernyataan resmi. Namun, BPOM menegaskan bahwa produk yang telah terdaftar di BPOM telah melalui evaluasi keamanan pangan.