Para ahli tidur menyarankan untuk tidak terlalu terobsesi dengan tren tidur seperti sleepmaxxing. Dr. Alice Hare, seorang spesialis tidur dan pernapasan, menjelaskan bahwa meskipun tidur yang baik sangat penting, upaya untuk "menyempurnakan" tidur dapat menyebabkan masalah. Dr. Hare merekomendasikan untuk mengikuti prinsip tidur yang sehat tanpa terlalu memaksakan diri dan jika mengalami masalah tidur yang serius, berkonsultasi dengan profesional medis.
Dampak Kurang Tidur
Kurang tidur dapat memiliki dampak serius pada kesehatan kita. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), kurang tidur berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes melitus. Ketidakseimbangan gula darah dapat memengaruhi kualitas tidur, namun sering kali hal ini tidak disadari oleh seseorang. Studi yang dilakukan oleh National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases juga menunjukkan bahwa banyak masalah tidur dapat dikaitkan dengan resistensi insulin, pradiabetes, dan diabetes, yang memiliki dampak signifikan pada toleransi glukosa.
Eve Van Cauter, PhD, menjelaskan bahwa kurang tidur dapat berhubungan dengan penurunan sensitivitas insulin, yang dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Hal ini menegaskan bahwa kurang tidur membawa potensi diabetes yang sangat kuat bahkan bagi orang yang memiliki kondisi tubuh baik.
Tips Tidur Berkualitas
Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, ada beberapa langkah praktis yang bisa diikuti, antara lain:
1. Tetapkan Jadwal Tidur Teratur: Cobalah untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Ini membantu mengatur jam biologis tubuh (ritme sirkadian) yang memainkan peran penting dalam kualitas tidur.