Peran Media Sosial dalam Menyebarkan Teori Konspirasi
Media sosial menjadi alat yang sangat ampuh untuk penyebaran teori konspirasi. Algoritma media sosial seringkali dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan (engagement). Konten yang kontroversial, emosional, dan mengejutkan cenderung lebih banyak dibagikan dan mendapatkan perhatian. Teori konspirasi seringkali memenuhi kriteria ini.
Selain itu, media sosial menciptakan gelembung filter di mana kita hanya melihat informasi yang sejalan dengan pandangan kita. Ini memperkuat keyakinan yang sudah ada dan membuat kita jarang terpapar pada informasi yang bisa menguji atau membantah teori konspirasi yang kita yakini. Kecepatan informasi yang sangat tinggi di media sosial juga meminimalkan waktu untuk berpikir kritis dan memverifikasi fakta.