Jakarta – Tren jajanan viral dan makanan cepat saji yang digemari anak muda berpotensi menurunkan kualitas kesehatan sekaligus mempercepat penuaan kulit. Hal ini diungkapkan dr. Maya Surjadjaja, Wakil Ketua PERDAWERI, di Jakarta, Minggu.
Menurut dr. Maya, makanan tinggi gula dan gorengan berbahan tepung mengandung advanced glycation end products (AGEs) yang dapat merusak kolagen. Dampaknya, kulit menjadi kering, kusam, dan keriput lebih cepat.
Selain itu, kesehatan usus memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan otak. Konsep “gut-brain-skin axis” menjelaskan bahwa mikrobiota usus berinteraksi dengan otak dan kulit. Kondisi usus yang sehat membantu menjaga kulit tetap terjaga dan pikiran lebih seimbang.