4. Unta: Pahlawan Padang Pasir
Unta telah menjadi kendaraan andalan di wilayah gersang sejak ribuan tahun lalu. Meski tidak secepat kuda, daya tahan tubuh unta terhadap dehidrasi dan panas membuatnya unggul dalam peperangan di gurun. Sejarah mencatat penggunaannya dalam pertempuran sejak 853 SM. Bahkan, pasukan Ottoman dan Sekutu masih mengandalkan unta dalam Perang Dunia I. Salah satu peristiwa terkenal adalah pemberontakan Arab yang dipimpin oleh T.E. Lawrence, alias "Lawrence of Arabia", yang menggunakan unta dalam strategi gerilya melawan pasukan Ottoman.
5. Kuda: Simbol Kejayaan Militer
Kuda adalah salah satu hewan pertama yang dijinakkan untuk keperluan militer. Peran kuda tercatat dalam sejarah sejak 5.000 tahun lalu, seperti pada peradaban Het yang mengandalkan kereta tempur. Dalam "Iliad" karya Homer, digambarkan bahwa pahlawan Perang Troya menaiki kereta kuda menuju medan laga. Meski pamornya menurun seiring kemajuan teknologi, serangan berkuda tetap berlangsung hingga Perang Dunia II, dengan salah satu serangan terakhir dilakukan oleh resimen Savoia Cavalleria Italia terhadap tentara Rusia tahun 1942.
6. Lumba-lumba: Intelijen Laut Berkekuatan Ekolokasi
Sejak 1960-an, Angkatan Laut Amerika Serikat melatih lumba-lumba hidung botol untuk mendeteksi ranjau bawah laut dan objek mencurigakan di pelabuhan militer. Kemampuan ekolokasi mereka sangat efektif dalam menemukan benda yang tak terlihat oleh penyelam manusia. Lumba-lumba ini dikerahkan selama Perang Teluk dan Perang Irak untuk membantu mengamankan perairan dari ancaman tersembunyi. Meski sempat beredar rumor bahwa mereka dilatih untuk menyerang, pihak militer membantah klaim tersebut.