Tutup Iklan
hijab
  
login Register
WHO: Batasi Vaksin Dengue ke Orang yang Sudah Terinfeksi

WHO: Batasi Vaksin Dengue ke Orang yang Sudah Terinfeksi

23 April 2018 | Dibaca : 183x | Penulis : Slesta

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan bahwa vaksin melawan demam berdarah hanya boleh digunakan pada orang-orang yang sebelumnya telah terinfeksi dengan penyakit yang disebarkan nyamuk.

Pada hari Kamis, Kelompok Penasihat Strategis WHO tentang Imunisasi membuat perubahan setelah dua hari pertemuan di Jenewa, Swiss. Pada Juli 2016, kelompok itu merekomendasikan Dengvaxia hanya diberikan kepada individu yang berusia 9 tahun atau lebih di daerah endemik.

November lalu, Sanofi Pasteur, produsen obat yang berbasis di Perancis, merekomendasikan membatasi penggunaan Dengvaxia kepada orang-orang yang sebelumnya terinfeksi. Dalam penelitian, orang yang diberi vaksin tanpa infeksi sebelumnya sebelum dapat menjadi rentan terhadap reaksi parah jika mereka kemudian terinfeksi.

Penggunaan vaksin, yang pertama kali dilisensikan pada Desember 2015, kemungkinan akan berkurang karena tidak ada tes cepat dan andal untuk infeksi dengue sebelumnya yang tersedia.

"Ini bagi perusahaan untuk memutuskan bagaimana mereka mengatasi hal ini," kata ketua kelompok penasihat Alejandro Cravioto dari Universitas Otonom Nasional Meksiko di Mexico City pada konferensi pers.

Sanofi Pasteur mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kami yakin dengan keselamatan Dengvaxia dan potensi terbukti untuk mengurangi beban penyakit DBD di negara-negara endemik.

"Di Sanofi, kami telah bekerja untuk menyediakan vaksin inovatif melawan demam berdarah terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh infeksi yang rumit ini.

Perusahaan menambahkan bahwa rencananya untuk "terus bekerja dengan komunitas kesehatan masyarakat internasional dan negara-negara endemik, untuk memastikan penggunaan terbaik dari vaksin untuk meningkatkan perlindungan bagi populasi yang berisiko terkena infeksi dengue, berpotensi lebih melumpuhkan."

Dengue disebarkan oleh nyamuk yang menggigit pada siang hari dan penyakitnya menyebar dengan cepat selama musim hujan.

WHO memperkirakan ada 50 juta hingga 100 juta kasus 20.000 kematian setiap tahun, terutama di Asia Tenggara dan wilayah Pasifik Barat. Secara keseluruhan, 2,5 miliar orang, 40 persen dari populasi dunia, berada dalam risiko.

WHO mengatakan Dengvaxia telah diperkenalkan dalam dua program subnasional di Filipina dan Brasil, menargetkan sekitar satu juta individu. Ini juga tersedia di pasar pribadi.

WHO mengatakan opsi skrining lebih disukai daripada "kriteria seroprevalensi populasi," yang merupakan tes darah dari semua individu.

"Bagi negara-negara yang mempertimbangkan vaksinasi sebagai bagian dari program pengendalian demam berdarah mereka, 'strategi skrining pra-vaksinasi' akan menjadi pilihan yang lebih disukai, di mana hanya orang-orang seropositif dengue yang divaksinasi," kata WHO dalam sebuah rilis.

Desember lalu, para peneliti di Stanford mengatakan mereka melakukan tes yang membuktikan obat baru yang disebut NGI-1 mampu mematikan flaviviruses, keluarga yang mencakup virus yang dibawa nyamuk seperti Zika, demam berdarah dan West Nile. Mereka memotong akses ke protein kunci dalam sel mamalia yang menyerang virus bergantung pada.

Juga tahun lalu, para ilmuwan di Johns Hopkins mengatakan mereka telah menciptakan nyamuk yang tahan terhadap virus dengue, yang akhirnya dapat membantu mengendalikan penyebaran penyakit pada manusia. Mereka memodifikasi nyamuk Aedes aegypti secara genetik untuk meningkatkan kemampuan alami mereka untuk melawan infeksi oleh virus.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tronton Seruduk Motor dan Rumah di Bawen
30 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Semarang - Solo tepatnya di depan pabrik Apac Inti, Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (29/8/2017). Tiga korban tewas ...
Begini Pengakuan Pria Pembuang Senjata Tajam Jenis Pisau di Masjid Satpas SIM Daan Mogot
16 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Polisi masih mendalami motif pria pembuang pisau di Masjid Satpas SIM Daan Mogot pada Selasa, 15 Mei 2018 kemarin. Pria yang ...
Pelukan Ternyata Ada Manfaatnya Loh!
9 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sebuah pelukan ternyata tak hanya membuat orang merasa lebih dekat, namun juga ternyata dapat bermanfaat untuk kita. Hal ini telah diungkapkan ...
Bus Penumpang Prioritas Tabrak Pesawat Boeing Milik Camar Air
17 November 2017, by Admin
Tampang.com  – Sebuah bus penumpang prioritas (Pessenger Priority Bus) yang dikendarai dua orang menabrak ‎bagian engine sebelah kanan pesawat ...
Lakukan 3 Hal Ini Agar Seragam Sekolahmu Tidak Apek dan Bau
24 September 2017, by Zeal
tampang - Bagi pelajar, seragam sekolah adalah pakaian yang sangat penting dan harus diperhatikan, karena setiap hari dipakai untuk kegiatan sekolah. Walaupun ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih