Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
WHO: Batasi Vaksin Dengue ke Orang yang Sudah Terinfeksi

WHO: Batasi Vaksin Dengue ke Orang yang Sudah Terinfeksi

23 April 2018 | Dibaca : 390x | Penulis : Slesta

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan bahwa vaksin melawan demam berdarah hanya boleh digunakan pada orang-orang yang sebelumnya telah terinfeksi dengan penyakit yang disebarkan nyamuk.

Pada hari Kamis, Kelompok Penasihat Strategis WHO tentang Imunisasi membuat perubahan setelah dua hari pertemuan di Jenewa, Swiss. Pada Juli 2016, kelompok itu merekomendasikan Dengvaxia hanya diberikan kepada individu yang berusia 9 tahun atau lebih di daerah endemik.

November lalu, Sanofi Pasteur, produsen obat yang berbasis di Perancis, merekomendasikan membatasi penggunaan Dengvaxia kepada orang-orang yang sebelumnya terinfeksi. Dalam penelitian, orang yang diberi vaksin tanpa infeksi sebelumnya sebelum dapat menjadi rentan terhadap reaksi parah jika mereka kemudian terinfeksi.

Penggunaan vaksin, yang pertama kali dilisensikan pada Desember 2015, kemungkinan akan berkurang karena tidak ada tes cepat dan andal untuk infeksi dengue sebelumnya yang tersedia.

"Ini bagi perusahaan untuk memutuskan bagaimana mereka mengatasi hal ini," kata ketua kelompok penasihat Alejandro Cravioto dari Universitas Otonom Nasional Meksiko di Mexico City pada konferensi pers.

Sanofi Pasteur mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kami yakin dengan keselamatan Dengvaxia dan potensi terbukti untuk mengurangi beban penyakit DBD di negara-negara endemik.

"Di Sanofi, kami telah bekerja untuk menyediakan vaksin inovatif melawan demam berdarah terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh infeksi yang rumit ini.

Perusahaan menambahkan bahwa rencananya untuk "terus bekerja dengan komunitas kesehatan masyarakat internasional dan negara-negara endemik, untuk memastikan penggunaan terbaik dari vaksin untuk meningkatkan perlindungan bagi populasi yang berisiko terkena infeksi dengue, berpotensi lebih melumpuhkan."

Dengue disebarkan oleh nyamuk yang menggigit pada siang hari dan penyakitnya menyebar dengan cepat selama musim hujan.

WHO memperkirakan ada 50 juta hingga 100 juta kasus 20.000 kematian setiap tahun, terutama di Asia Tenggara dan wilayah Pasifik Barat. Secara keseluruhan, 2,5 miliar orang, 40 persen dari populasi dunia, berada dalam risiko.

WHO mengatakan Dengvaxia telah diperkenalkan dalam dua program subnasional di Filipina dan Brasil, menargetkan sekitar satu juta individu. Ini juga tersedia di pasar pribadi.

WHO mengatakan opsi skrining lebih disukai daripada "kriteria seroprevalensi populasi," yang merupakan tes darah dari semua individu.

"Bagi negara-negara yang mempertimbangkan vaksinasi sebagai bagian dari program pengendalian demam berdarah mereka, 'strategi skrining pra-vaksinasi' akan menjadi pilihan yang lebih disukai, di mana hanya orang-orang seropositif dengue yang divaksinasi," kata WHO dalam sebuah rilis.

Desember lalu, para peneliti di Stanford mengatakan mereka melakukan tes yang membuktikan obat baru yang disebut NGI-1 mampu mematikan flaviviruses, keluarga yang mencakup virus yang dibawa nyamuk seperti Zika, demam berdarah dan West Nile. Mereka memotong akses ke protein kunci dalam sel mamalia yang menyerang virus bergantung pada.

Juga tahun lalu, para ilmuwan di Johns Hopkins mengatakan mereka telah menciptakan nyamuk yang tahan terhadap virus dengue, yang akhirnya dapat membantu mengendalikan penyebaran penyakit pada manusia. Mereka memodifikasi nyamuk Aedes aegypti secara genetik untuk meningkatkan kemampuan alami mereka untuk melawan infeksi oleh virus.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Penyintas Kanker Testis Mungkin Menghadapi Masalah Jantung Kemudian, Kata Studi
4 April 2018, by Slesta
Pria muda yang selamat dari kanker testis mungkin perlu khawatir tentang lebih dari kembalinya penyakit mereka: Sebuah penelitian baru menunjukkan mereka juga ...
Para Fans Kpop Tak Terima Hujatan Netter,”SHAWAL” Indonesia Tanpar Para Netter Nyinyir
22 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Setelah kepergian penyanyi Kpop idola semua orang baik asia ataupun manca Negara. Banyak nya ucapan berita duka  yang berdatang kepada ...
5 Manfaat Sarapan dengan Oatmeal
1 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kebiasaan di Indonesia, sarapan seringkali masih menggunakan nasi sebagai makanan pokok nya. Padahal, ada makanan pokok lebih baik dari nasi, ...
Presiden Jokowi Jalan Kaki 2 Kilometer Menuju Upacara HUT TNI
7 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Mobil RI1 yang terjebak macet membuat Presiden Jokowi harus berjalan kaki beberapa kilometer untuk sampai di lokasi peringatan HUT TNI ke 72 tahun di Pelabuhan ...
Dua Komika Kesandung Masalah dalam Membawakan Materi Stand Up Komedi
10 Januari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com.- Selama ini kita kenal stand up selalu menjadi bahan ketawan atau candaan karena memang berupa komedi. Namun apa jadinya kalau materi yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview