Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

12 September 2017 | Dibaca : 888x | Penulis : Rindang Riyanti

Porphyrias, merupakan kelainan pada heme dalam membentuk komponen protein pengangkut oksigen, hemoglobin.

Variasi genetik yang berbeda yang mempengaruhi produksi heme menimbulkan berbagai presentasi klinis porfiria - termasuk satu bentuk yang mungkin bertanggung jawab atas cerita rakyat vampir.

Erythropoietic protoporphyria (EPP), jenis porfiria yang paling umum terjadi pada masa kanak-kanak, menyebabkan kulit orang menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan lecet yang menyakitkan.

"Orang dengan EPP menderita anemia kronis, yang membuat mereka merasa sangat lelah dan terlihat sangat pucat dengan peningkatan fotosensitifitas karena mereka tidak dapat keluar di siang hari," kata Barry Paw MD, PhD, dari Dana-Farber / Boston Children's Cancer dan Pusat Gangguan Darah. "Bahkan pada hari yang mendung, ada cukup sinar ultraviolet yang menyebabkan terik dan cacat pada bagian tubuh, telinga dan hidung yang terpapar."

Tinggal di dalam rumah di siang hari dan menerima transfusi darah yang mengandung kadar heme yang cukup dapat membantu meringankan beberapa gejala gangguan tersebut. Pada zaman kuno, minum darah hewan dan muncul hanya pada malam hari mungkin telah mencapai efek yang sama - menambahkan alasan lanjut ke legenda vampir.

Untuk menghasilkan heme, tubuh menjalani proses yang disebut sintesis porfirin, yang terutama terjadi di hati dan sumsum tulang. Setiap cacat genetik yang mempengaruhi proses ini dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menghasilkan heme; penurunan produksi heme menyebabkan penumpukan komponen protoporfirin. Dalam kasus EPP, jenis protoporfirin yang disebut protoporphrin IX terakumulasi dalam sel darah merah, plasma dan kadang-kadang hati.

"Meskipun vampir tidak nyata, ada kebutuhan nyata akan terapi inovatif untuk memperbaiki kehidupan orang-orang dengan porphyrias," kata Paw.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tips Mengatur Keuangan di Bulan Ramadhan
16 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Mengatur keuangan merupakan satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh setiap orang agar persediaan akan keuangan tetap terjaga, terlebih jika ada keperluan ...
Chronology, Game Unik dengan Visual Gaya Kartun
4 Juli 2018, by Maman Soleman
Chronology adalah game platformer indie di mana kamu akan bermain dengan manipulasi waktu. Di sini kamu akan bermain sebagai seorang kakek penemu yang ...
Ridwan Kamil : Generasi Milenial Jawa Barat Wajib Kuasai Teknologi
21 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Salah satu kandidat gubernur Pilkada Jawa Barat 2018 adalah Ridwan Kamil. Ia adalah sosok pemimpin yang terkenal dekat dengan kaum ...
Macan Kemayoran Mengamuk, Simic Menjadi Pahlawan Kembali
1 Maret 2018, by Zeal
Tampang.com - Persija Jakarta berhasil memetik tiga point dalam lanjutan Piala AFC melawan Tampines Rovers di Stadion GBK. Racikan tangan dingin Stefano ...
Cina Teleport Informasi Kuantum ke Ruang Angkasa, yang pertama!
13 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
Untuk pertama kalinya, para ilmuwan di China telah berhasil melakukan teleportasi foton ke ruang angkasa dengan menggunakan belitan kuantum - kopling dua ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih