Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

12 September 2017 | Dibaca : 1182x | Penulis : Rindang Riyanti

Porphyrias, merupakan kelainan pada heme dalam membentuk komponen protein pengangkut oksigen, hemoglobin.

Variasi genetik yang berbeda yang mempengaruhi produksi heme menimbulkan berbagai presentasi klinis porfiria - termasuk satu bentuk yang mungkin bertanggung jawab atas cerita rakyat vampir.

Erythropoietic protoporphyria (EPP), jenis porfiria yang paling umum terjadi pada masa kanak-kanak, menyebabkan kulit orang menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan lecet yang menyakitkan.

"Orang dengan EPP menderita anemia kronis, yang membuat mereka merasa sangat lelah dan terlihat sangat pucat dengan peningkatan fotosensitifitas karena mereka tidak dapat keluar di siang hari," kata Barry Paw MD, PhD, dari Dana-Farber / Boston Children's Cancer dan Pusat Gangguan Darah. "Bahkan pada hari yang mendung, ada cukup sinar ultraviolet yang menyebabkan terik dan cacat pada bagian tubuh, telinga dan hidung yang terpapar."

Tinggal di dalam rumah di siang hari dan menerima transfusi darah yang mengandung kadar heme yang cukup dapat membantu meringankan beberapa gejala gangguan tersebut. Pada zaman kuno, minum darah hewan dan muncul hanya pada malam hari mungkin telah mencapai efek yang sama - menambahkan alasan lanjut ke legenda vampir.

Untuk menghasilkan heme, tubuh menjalani proses yang disebut sintesis porfirin, yang terutama terjadi di hati dan sumsum tulang. Setiap cacat genetik yang mempengaruhi proses ini dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menghasilkan heme; penurunan produksi heme menyebabkan penumpukan komponen protoporfirin. Dalam kasus EPP, jenis protoporfirin yang disebut protoporphrin IX terakumulasi dalam sel darah merah, plasma dan kadang-kadang hati.

"Meskipun vampir tidak nyata, ada kebutuhan nyata akan terapi inovatif untuk memperbaiki kehidupan orang-orang dengan porphyrias," kata Paw.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

SpongeBob SquarePants yang Hilang, Sekarang Benar Hilang
28 November 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Yes, kalian pasti waktu kecil suka nonton film kartun yang satu ini, milik Nickelodeon. Yang menyajikan kehidupan bawah laut dimana tokoh ...
Gempa! Pemain Borneo FC Berhamburan Keluar Hotel
1 September 2017, by Akbar Gemilang Suzli
Gempa berkekuatan 6.2 Skala Richter yang terjadi di pesisir barat Sumatera pada jam 00.06 WIB (01/09/2017) membuat warga Padang dan sekitarnya berhamburan ...
Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan
16 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhamamad Nasir menghimpun dan mengadakan pertemuan dengan rektor dan direktur ...
Jokowi Minta Polri Harus Lebih Profesional dalam Bekerja
10 Juli 2017, by Retno Indriyani
Senin (10/7/2017), Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Lapangan Monas. Suasana HUT Bhayangkara tahun ini terasa istimewa karena ...
Polisi Amankan Tiga Orang Remaja bawa Celurit, diduga Genk Motor
28 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Tim Jaguar ( Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan ) Polresta Depok, mengamankan tiga orang yang masih berusia remaja karena didapati membawa ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite