Tutup Iklan
hijab
  
login Register
matchpoint remote tv

Teknologi Baru Ini Membuat Anda Bisa Menggunakan Barang Apapun Untuk Remot Televisi

3 Oktober 2017 | Dibaca : 418x | Penulis : Rio Nur Arifin

Bayangkan mengubah saluran TV Anda hanya dengan menggerakkan secangkir teh Anda, menyesuaikan volume pada pemutar musik dengan menggulirkan mobil mainan, atau memutar spatula untuk menjeda video masakan di tablet Anda.

Teknologi kontrol isyarat baru yang dapat mengubah objek sehari-hari menjadi remote control dapat merevolusi bagaimana kita berinteraksi dengan televisi, dan layar lainnya, mengakhiri pencarian frustrasi untuk remote yang ternyata bersembunyi dibalik bantal sofa.

Dalam sebuah makalah berjudul “Matchpoint: Spontaneous spatial coupling of body movement for touchless pointing” - yang akan dipresentasikan pada konferensi UIST2017 di Quebec City bulan Oktober ini, para periset dari Lancaster University menunjukkan sebuah teknik baru yang memungkinkan gerakan tubuh, atau pergerakan dari objek, untuk digunakan untuk berinteraksi dengan layar.

Teknologi 'Matchpoint', yang hanya membutuhkan webcam sederhana, bekerja dengan menampilkan target bergerak yang mengorbit widget melingkar kecil di sudut layar. Target ini sesuai dengan fungsi yang berbeda, seperti volume, mengubah saluran atau melihat menu. Pengguna menyinkronkan arah pergerakan target, dengan tangan, kepala atau objek, untuk mencapai apa yang oleh para periset disebut 'kopling spasial spontan', yang mengaktifkan fungsi yang diinginkan.

Tidak seperti teknologi kontrol isyarat yang ada, perangkat lunak tidak mencari bagian tubuh tertentu yang telah dilatih untuk diidentifikasi, seperti tangan. Teknologi Lancaster mencari gerakan berputar sehingga tidak memerlukan kalibrasi, atau perangkat lunak untuk memiliki pengetahuan sebelumnya tentang objek. Ini memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi pengguna karena bekerja meski tangan penuh, dan saat berdiri atau membungkuk di sofa.

Pengguna juga tidak perlu mempelajari perintah spesifik untuk mengaktifkan fungsi yang berbeda, seperti yang terjadi pada beberapa media yang dikendalikan sinyal di pasaran, dan pengguna dapat melakukan decouple sesuka hati.

Saat memilih penyesuaian volume atau pemilihan saluran, slider akan muncul. Pengguna menggerakkan tangan, kepala, atau objek mereka, ke arah yang diinginkan yang ditunjukkan oleh slider untuk mengubah volume atau menemukan saluran yang diinginkan.

Serta televisi, teknologinya juga bisa digunakan untuk layar lainnya. Misalnya, tutorial YouTube, seperti memperbaiki sepeda atau kue panggang, dapat dengan mudah dihentikan sementara dan diputar ulang di komputer tablet tanpa pengguna harus meletakkan alat atau mencampur mangkuk.

Beberapa petunjuk dapat dibuat untuk memungkinkan lebih dari satu pengguna menunjuk pada gambar atau gambar di papan tulis interaktif secara bersamaan. Matchpoint juga memungkinkan pengguna memanipulasi gambar di papan tulis dengan menggunakan dua tangan untuk memperbesar dan memperkecil tampilan, dan memutar gambar.

Selain kopling jangka pendek, pengguna juga dapat menghubungkan benda-benda stasioner ke kontrol, yang bahkan ketika dibiarkan dalam waktu lama akan mempertahankan fungsi kontrol mereka. Misalnya, cangkir yang duduk di atas meja bisa mengubah trek pada pemutar musik saat dipindahkan ke kiri atau kanan, dan mobil mainan bergulir bisa digunakan untuk mengatur volume. Benda bisa kehilangan koplingnya dengan kontrol hanya dengan melepaskannya dari bidang pandang kamera.

Christopher Clarke, mahasiswa PhD di Lancaster University's School of Computing and Communications, dan pengembang teknologi tersebut, mengatakan: "Kopling spasial spontan adalah pendekatan baru terhadap kontrol gerakan yang bekerja dengan cara mencocokkan gerakan alih-alih meminta komputer mengenali benda tertentu.

"Metode kami memungkinkan pengalaman yang lebih user-friendly dimana Anda dapat mengubah saluran tanpa harus meletakkan minuman Anda, atau mengubah posisi Anda, apakah itu santai di sofa atau berdiri di dapur mengikuti resep.

"Benda sehari-hari di rumah sekarang dapat dengan mudah menjadi remote control sehingga tidak ada lagi pencarian panik untuk kontrol jarak jauh saat program favorit Anda akan dimulai di saluran lain, dan sekarang semua orang di ruangan ini memiliki 'remote'. Anda bahkan bisa berubah Saluran dengan kucing kesayanganmu. "

Periset percaya Matchpoint juga cocok untuk digunakan sebagai alat aksesibilitas bagi orang-orang yang tidak dapat menggunakan petunjuk tradisional, seperti remote control dan mouse dan keyboard.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

bang napi
4 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Ingat 'Bang Napi'? Seperti yang dilansir dari Tribunnews, Sosok Bang Napi yang bernama asli Arie Hendrosaputro ini dikabarkan meninggal di Rumah Sakit ...
Ketua DPR RI Angkat Bicara Sehubungan Kunjungan Yahya Staquf ke Israel
16 Juni 2018, by oteli w
Ketua DPR RI Angkat Bicara Sehubungan Kunjungan Yahya Staquf ke Israel   Kunjungan atau pertemuan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya ...
Wajah Cerah karena Rajin Masker Berbahan Alami
1 Februari 2018, by Maman Soleman
Dianugerahi kulit wajah yang putih bersih, membuat model dan pemain film Senk Lotta tak ingin mengabaikannya. Wanita kelahiran Tashkent, Uzbekistan, 22 ...
Ekspor Indonesia Meningkat Selama bulan Oktober 2017
16 November 2017, by Admin
Tampang.com - Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (15/11) kemarin, merilis data perkembangan ekspor dan impor Indonesia selama Oktober 2017. Berdasarkan ...
Harry Kane : Liga Champions tidak Seseram yang Dibayangkan
24 November 2017, by Rachmiamy
Tottenham Hotspur bermain sangat cemerlang di Liga Champions 2017/2018. Dari lima laga yang telah dilakukan, klub asal Inggris tersebut belum pernah mengalami ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview