Tutup Iklan
hijab
  
login Register
sweet 20

Review Film Sweet 20

10 Juli 2017 | Dibaca : 736x | Penulis : Dika Mustika

Film bergenre komedi keluarga ini sungguh berhasil menyuguhkan komedi yang segar dan hangat. Film berdurasi 109 menit ini disajikan dengan apik dari awal hingga akhir. Awal film yang disajikan dalam suasana lebaran, memang cocok dijadikan sebagai film pengisi liburan lebaran sekaligus liburan sekolah. Walaupun film ini memang diperuntukkan sebagai film liburan, namun tampaknya bukan liburan untuk semua kelompok umur. Film ini lebih cocok jika disaksikan mulai dari anak SMP saja, jadi memang sesuai untuk genre usia 13+ (sesuai dengan yang tertera di bioskop).

Film ini berkisah tentang seorang nenek yang mengalami pengalaman yang menakjubkan. Ketika ia dilanda kesedihan karena anak, menantu, dan cucunya, disitulah pengalaman menakjubkannya dimulai. Tanpa disangka, setelah ia difoto di sebuah studio foto (dalam suasana hati yang sedang bersedih), ia menjadi lebih muda 50 tahun! Ia sendiri tak menyadarinya dan tak langsung mempercayainya. Ia kemudian langsung mencari studio foto di mana ia difoto, namun nihil, tempat itu tak ada lagi dalam sekejab. Ia kemudian berusaha mencari tahu dengan bertanya ke beberapa orang yang dijumpainya, namun ia malah disangka aneh.

Nenek tersebut sangatlah cerdas dan energik. Dengan kondisi muda kembali, ia tidak langsung pulang ke rumahnya. Ia kemudian pergi ke rumah sahabatnya yang memiliki tempat kos. Tinggalah ia kemudia di tempat sahabatnya tersebut, tanpa sahabatnya mengetahui bahwa itu adalah dia. Tentunya ada banyak konflik dan pergolakan emosi yang timbul akibat ‘muda lagi’ tersebut. Namun, konflik tersebut justru sangat menghibur dan tak henti membuat tawa para penonton.

Di salah satu bagian film, akhirnya nenek tersebut menyadari bahwa, mungkin salah satunya ia ‘muda lagi’ adalah untuk membantu cucunya mewujudkan impian menjadi penyanyi, karena tak ada yang mendukung mimpi cucunya tersebut. Selain itu, ia juga ingin merasakan meraih impian yang dulu tak bisa dinikmatinya, karena ia sibuk mengurus anaknya sendirian. Demi membantu cucunya sekaligus menikmati impian yang dulu tak pernah dinikmatinya tersebut, akhirnya nenek bertahan menjadi muda untuk beberapa waktu.

Melalui film ini, kita seakan diingatkan untuk dapat menikmati waktu sebaik mungkin. Karena pada kenyataannya, waktu adalah salah satu hal berharga dalam hidup, ia tak mungkin akan kembali walau sedetikpun. Nikmati waktu muda dengan bijaksana, dan carilah jawaban atas kepenasaranan dalam hidup selama itu positif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

pastor
27 Mei 2017, by Tonton Taufik
Kita tahu cerita ini mungkin terdengar gila, tapi sayangnya, memang benar. Pendeta Njohi, seorang Pendeta di Gereja "Lord’s Propeller ...
RoboGlove, Sarung Tangan yang Mampu Bantu Pekerjaan Berat Kamu
13 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kini, telah hadir sebuah sarung tangan, yang membantu pengguna untuk memudahkan dalam melakukan aktifitas yang berat. Sarung tangan ini bernama ...
Makanan Sehat pun Tak Cukup untuk Hidup Lebih Sehat
16 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Semua makhluk hidup membutuhkan makanan untuk memenuhi asupan energi pada tubuh. Namun, tak semua makanan baik untuk kesehatan tubuh. Ketika ...
Bagaimana untuk Memiliki Otak Kedua agar Mampu Mengingat Lebih Banyak?
2 Agustus 2017, by Zeal
Seluruh hidup Anda tergantung pada Anda untuk dapat mengambil sesuatu dari ingatan Anda. Saya yakin Anda tahu apa yang saya maksud ... "Di mana kunci ...
Bentuk Bibir Ternyata Dapat Gambarkan Kepribadianmu
2 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Banyak sekali cara untuk melihat kepribadian seseorang. Mulai dari warna kesukaannya hingga bentuk bibirnya. Ya, bentuk bibir ternyata mampu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview