Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
sweet 20

Review Film Sweet 20

10 Juli 2017 | Dibaca : 672x | Penulis : Dika Mustika

Film bergenre komedi keluarga ini sungguh berhasil menyuguhkan komedi yang segar dan hangat. Film berdurasi 109 menit ini disajikan dengan apik dari awal hingga akhir. Awal film yang disajikan dalam suasana lebaran, memang cocok dijadikan sebagai film pengisi liburan lebaran sekaligus liburan sekolah. Walaupun film ini memang diperuntukkan sebagai film liburan, namun tampaknya bukan liburan untuk semua kelompok umur. Film ini lebih cocok jika disaksikan mulai dari anak SMP saja, jadi memang sesuai untuk genre usia 13+ (sesuai dengan yang tertera di bioskop).

Film ini berkisah tentang seorang nenek yang mengalami pengalaman yang menakjubkan. Ketika ia dilanda kesedihan karena anak, menantu, dan cucunya, disitulah pengalaman menakjubkannya dimulai. Tanpa disangka, setelah ia difoto di sebuah studio foto (dalam suasana hati yang sedang bersedih), ia menjadi lebih muda 50 tahun! Ia sendiri tak menyadarinya dan tak langsung mempercayainya. Ia kemudian langsung mencari studio foto di mana ia difoto, namun nihil, tempat itu tak ada lagi dalam sekejab. Ia kemudian berusaha mencari tahu dengan bertanya ke beberapa orang yang dijumpainya, namun ia malah disangka aneh.

Nenek tersebut sangatlah cerdas dan energik. Dengan kondisi muda kembali, ia tidak langsung pulang ke rumahnya. Ia kemudian pergi ke rumah sahabatnya yang memiliki tempat kos. Tinggalah ia kemudia di tempat sahabatnya tersebut, tanpa sahabatnya mengetahui bahwa itu adalah dia. Tentunya ada banyak konflik dan pergolakan emosi yang timbul akibat ‘muda lagi’ tersebut. Namun, konflik tersebut justru sangat menghibur dan tak henti membuat tawa para penonton.

Di salah satu bagian film, akhirnya nenek tersebut menyadari bahwa, mungkin salah satunya ia ‘muda lagi’ adalah untuk membantu cucunya mewujudkan impian menjadi penyanyi, karena tak ada yang mendukung mimpi cucunya tersebut. Selain itu, ia juga ingin merasakan meraih impian yang dulu tak bisa dinikmatinya, karena ia sibuk mengurus anaknya sendirian. Demi membantu cucunya sekaligus menikmati impian yang dulu tak pernah dinikmatinya tersebut, akhirnya nenek bertahan menjadi muda untuk beberapa waktu.

Melalui film ini, kita seakan diingatkan untuk dapat menikmati waktu sebaik mungkin. Karena pada kenyataannya, waktu adalah salah satu hal berharga dalam hidup, ia tak mungkin akan kembali walau sedetikpun. Nikmati waktu muda dengan bijaksana, dan carilah jawaban atas kepenasaranan dalam hidup selama itu positif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Penyebab Munculnya Sifat Dengki.
25 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Guebanget.com- Yang satu ini beda tipis dengan sifat iri hati atau sama saja sebenarnya. semua bermulai dari penyakit hati. Secara umum ada empat hal yang bisa ...
Bukan Kenyang, Makanan Ini Justru Buat Kita Lapar Lagi
1 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita makan, tentunya tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengisi perut agar kenyang. Untuk menurunkan berat badan, kita disarankan ...
Berharap Tol Mapan (Malang-Pandaan) yang Segera Diresmikan, Mengatasi Kemacetan Jalur Surabaya-Malang
26 Desember 2017, by Jenis Jaya Waruwu
Masalah kemacetan di seluruh kota besar di Indonesia akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi ditambah kepadatan penduduk ...
Air Mancur Menari di Monas Hibur Pengunjung Ibukota
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Para pengunjung terlihat memadarti area sekeliling Air Mancur Menari di area Monumen Nasional pada Sabtu malam, 2 September 2017. Sebagian pengunjung duduk di ...
Gelar sih Haji tapi Kerjaannya Maling di Kampung Tetangga
19 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Namanya H. Umar Fadil, gelar haji yang melekat pada namanya ternyata tak sesuai dengan kelakuan dan perbuatannya selama ini. Tiga kali masuk ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab