Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
Program Kesehatan Mental Berbasis Sekolah Tingkatkan Kesehatan Mental Anak

Program Kesehatan Mental Berbasis Sekolah Tingkatkan Kesehatan Mental Anak

23 Agustus 2017 | Dibaca : 913x | Penulis : Rindang Riyanti

Program kesehatan mental berbasis sekolah dapat meningkatkan kesehatan mental menurut sebuah tinjauan penelitian pada terbitan Harvard Review of Psychiatry.

"Kajian ini memberikan bukti bahwa program berbasis sekolah berskala besar dapat diimplementasikan dalam beragam budaya dan model pendidikan, hal ini memiliki dampak positif yang signifikan dan terukur terhadap hasil emosional, perilaku, dan akademis siswa." tulis J. Michael Murphy, EdD, dari Massachusetts General Hospital dan rekan-rekannya.

Diperkirakan 13 persen anak-anak dan remaja di seluruh dunia memiliki masalah kesehatan mental yang signifikan seperti kegelisahan, gangguan perilaku yang mengganggu, gangguan attention-deficit/ hyperactivity, dan depresi. Apalagi jika tidak diobati, kelainan ini sering terjadi sampai dewasa, dengan efek jangka panjang pada banyak aspek kehidupan.

Dr. Murphy dan rekannya mengidentifikasi dan menganalisis program kesehatan mental berbasis sekolah yang telah dilaksanakan dalam skala besar dan telah mengumpulkan data mengenai hasil kesehatan mental. Penulis penelitian memperkirakan bahwa delapan program terbesar telah mencapai setidaknya 27 juta anak selama dekade terakhir.

Intervensi bervariasi dalam fokus, metode, dan tujuan mereka. Program terbesar, yang disebut "Intervensi Perilaku Positif dan Dukungan" berfokus pada budaya sosial yang positif dan dukungan perilaku bagi semua siswa. Program terbesar kedua," bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan mengajarkan keterampilan mengelola emosi dan mengatasi stres - tidak hanya pada anak-anak, tetapi juga untuk orang tua dan guru.

Penelitian yang tersedia memberikan bukti bahwa intervensi ini efektif dalam menjaga kesehatan mental yang baik. Hasil intervensi ini antara lain pengurangan kecemasan dan lebih sedikit kecaman di sekolah. Program lain telah menunjukkan manfaat seperti mengurangi intimidasi di sekolah; satu intervensi bahkan dikaitkan dengan tingkat penyalahgunaan zat yang lebih rendah di masa dewasa muda.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Lagi, Polisi di era TK Bertindak Represif dalam Menindak Aksi Mahasiswa!
25 Mei 2017, by Zeal
Jakarta – Aksi yang dilakukan oleh Ratusan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di depan istana negara dinodai oleh tindakan ...
Temuan Baru, Magnet Bisa Hancurkan Sel Kanker
22 Maret 2018, by Maman Soleman
Para ilmuwan akhirnya menemukan cara untuk menghancurkan sel dengan pengendali jarak jauh. Caranya dengan menggunakan magnet yang dapat menggerakkan ...
Pengacara: Jika Aparat Objektif, Kasus FH tidak Penuhi Unsur Pidana
4 Juli 2017, by Zeal
Setelah sempat ramai, tersangka kasus dugaan obrolann pornografi Firza Husein kembali menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro ...
5 Hal yang Dilakukan Sebelum Tidur untuk Bisa Mengendalikan Mimpi
5 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Tidak jarang setiap orang mengalami mimpi buruk yang tidak dapat dikendalikan. Setiap orang pasti menginginkan bermimpi indah bukan? Siapa ...
Hubungan Mengejutkan antara Peradangan dan Penyakit Jiwa
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Hingga 75 persen pasien dengan systemic lupus erythematosus- penyakit autoimun yang tidak dapat disembuhkan yang umumnya dikenal sebagai gejala neuropsikiatri ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih