Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Pemkot Bekasi Bangun Empat Rumah Sakit Tipe D

Pemkot Bekasi Bangun Empat Rumah Sakit Tipe D

25 November 2017 | Dibaca : 985x | Penulis : Admin

Tampang.com - Guna menunjang kesehatan warganya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah membangun empat rumah sakit (RS) tipe D. Guna melengkapi fasilitas alat kesehatan (alkes) tingkat kecamatan itu, dialokasikan dana Rp40 miliar. Artinya, satu RS tipe D itu bakal dikucurkan dana Rp10 miliar.
  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Kusnanto Saidi mengatakan anggaran penyediaan alkes Rp 40 miliar atau satu RS itu akan diusulkan pada APBD tahun depan. Saat ini, pembangunan empat rumah sakit itu hampir rampung. 
  Bahkan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi yang membangun gedung tersebut sedang tahap finishing pengerjaan empat bangunan RS tersebut. Eempat rumah sakit itu berada di Kecamatan Jatisampurna, Bantargebang, Pondokpede dan Bekasi Utara.
  ”Untuk target pengoperasian sebetulnya pada 2019 mendatang, tapi kalau tahun depan sudah bisa dioperasikan yah akan kami operasikan,” ujar Kusnanto, Jumat (24/11). Tapi, Kusnanto mengaku, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) terkait sumber daya manusia untuk empat RS tipe D itu. 
  Sebab, dalam peraturan menteri kesehatan (permenkes), satu rumah sakit tipe D minimal membutuhkan 100 pegawai berbagai profesi seperti dokter, bidan, perawat dan apoteker. ”Permohonan penyiapan SDM untuk rumah sakit sudah kita ajukan ke BKPPD beberapa waktu lalu,” jelasnya.
  Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Kota Bekasi Laela Nauvalya mengatakan, kehadiran empat rumah sakit tipe D itu bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga meski sudah ada juga 39 puskesmas. 
  ”Puskesmas ada juga yang sudah membuka layanan rawat inap, jumlahnya lima puskesmas,” terangnya. 
Bahkan, dia juga memastikan layanan rumah sakit tipe D ini tidak akan menyaingi keberadaan puskesmas. Pasalnya, puskesmas merupakan ujung tombak pengobatan awal atau faskes tingkat pertama. 
Bila dalam penanganan medis ada pasien yang membutuhkan rujukan maka akan dirujuk ke RS tipe D tersebut. Terpisah, Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Pusporini  mengatakan, pengoperasian rumah sakit umum tipe D bisa mengurangi beban rumah sakit yang dipimpinnya tersebut.
 Soalnya, banyak pasien yang menderita sakit ringan lebih memilih berobat ke RSUD atau rumah sakit tipe B.
Puspo mengaku, rata-rata jumlah pasien rawat jalan, rawat inap, serta Instalansi Gawat Darurat (IGD) mencapai 1.000 orang setiap harinya.
  Sedang, pendapatan rumah sakit tersebut, kini hanya Rp 12 miliar setiap bulan. Jumlah ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp15 miliar. Penyebabnya karena menjamurnya rumah sakit swasta.  
  ”Dengan beroperasinya empat RS tipe D, tentu pendapatan RSUD juga pasti terpengaruh. Tapi kita juga terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan dan inovasi penanganan medis,” tandasnya. 




Rumah Sakit di Kota Bekasi
1. RSUD Tipe B : 1 unit
2. Rumah Sakit Tipe D : 4 unit (segera beroperasi)
3. Puskesmas : 39 puskesmas (5 puskesmas bisa rawat inap)
4. Rumah sakit swasta : 37 unit
 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kemenhub Siap Operasikan 30 Kapal Perintis Baru Untuk Tampung Penumpang di Arus Lebaran 2018
18 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Satu hal yang paling identik menjelang lebaran adalah mudik. Dimana setiap orang yang merantau ingin memanfaatkan liburan lebarannya untuk mengunjungi kampung ...
Negara Asia Dengan Tingkat Kelahiran Terendah
25 Juli 2018, by oteli w
Negara Asia Dengan Tingkat Kelahiran Terendah Tingkat kelahiran yang sehat adalah dengan rata-rata 2.0 untuk setiap perempuan dengan umur 15-45 tahun, yang ...
Sebagian Besar Masyarakat Menolak Perppu, Pemerintah punya alasan kuat untuk Perppu Ormas?
16 Juli 2017, by Zeal
Seperti yang telah diketahui, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (PERPPU) No 2 tahun 2017 tentang perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang ...
10 Karakter Partner Bisnis Agar Bisnis Yang Dijalankan Mudah Berkembang
23 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Bisnis dan teman jelas dua hal yang berbeda dan gak bisa disamakan begitu saja. Partner bisnis adalah teman, tapi teman belum tentu bisa menjadi partner ...
Jangan Benci Hujan, Ini Manfaatnya
27 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menikmati hujan sepertinya hanya pernah dirasakan ketika kita kecil. Ketika kita beranjak dewasa, kita justru menghindari hujan. Padahal, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview