Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Partai yang Berkuasa di Jepang Mengusulkan Peningkatan Anggaran Pertahanan

Partai yang Berkuasa di Jepang Mengusulkan Peningkatan Anggaran Pertahanan

26 Mei 2018 | Dibaca : 460x | Penulis : Slesta

Anggota parlemen di Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang mengusulkan administrasi Shinzo Abe mempertimbangkan meningkatkan anggaran pertahanan nasional, menurut laporan pers lokal.

Nikkei Jepang dan Sankei Shimbun melaporkan pada hari Kamis panel keamanan nasional LDP menciptakan proposal yang berpotensi meningkatkan pembelanjaan pertahanan Jepang untuk melampaui batas saat ini 1 persen dari PDB. Panel juga tidak mengesampingkan anggaran yang bisa mencapai setinggi 2 persen.

Proposal itu bisa berdampak besar pada rencana pertahanan Jepang, termasuk rencana pertahanan jangka menengah Tokyo yang dapat direvisi pada akhir 2018.

Dalam laporan panel keamanan, para penulis mencatat NATO bertujuan untuk mencapai anggaran pertahanan yang bisa mencapai 2 persen dari PDB.

"Pemerintah Jepang harus mengamankan anggaran yang diperlukan," kata laporan itu.

Jepang telah bertahan dalam 1 persen dari batas PDB untuk pembelanjaan pertahanan setelah mantan Perdana Menteri Takeo Miki membuat batasan bagian dari kebijakan pada tahun 1976.

Pengeluaran militer telah meningkat sejak Abe menjabat dan pada tahun 2016 anggarannya mencapai $ 48,5 miliar, atau 0,9 persen dari PDB, yang masih lebih rendah dari porsi PDB yang dibelanjakan untuk pertahanan di Amerika Serikat, atau 3 persen.

Panel LDP pada hari Jumat kemudian menyetujui rancangan proposal untuk Jepang untuk mengembangkan kemampuan militer untuk "menyerang markas musuh" di negara lain, Kyodo News melaporkan.

Jepang juga dapat membeli jet siluman F-35B untuk mempertahankan diri terhadap manuver Tiongkok di Laut Cina Timur dan provokasi Korea Utara, menurut laporan itu.

Jepang telah mengontrak lebih dari $ 19,6 milyar dalam Penjualan Militer Asing dari pabrik senjata AS dari tahun 2000 hingga 2017, menurut Departemen Luar Negeri.

Pembelian sudah termasuk F-35, sistem tempur Aegis dan E-2D Airborne Early Warning Aircraft.

AIM-120, atau Rudal Udara-ke-Udara Tingkat Menengah Lanjutan, Harpoon-84 Harpoon UGM dan rudal pencegat rudal balistik SM-3 Block IIA juga telah dibeli, menurut Defense News.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mantan Pemain Liga China ini Ikut Berhaji Lho!
2 September 2017, by Akbar Gemilang Suzli
Mantan striker Chelsea dan Shanghai Shenhua, Demba Ba, dikabarkan tengah menunaikan ibadah haji di Mekkah. Lewat sebuah foto yang beredar di dunia maya, tampak ...
paling cocok sebagai teroris
28 Mei 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Siswi kelas tujuh di salah satu sekolah dasar di Texas, Amerika Serikat kaget mendapat penghargaan sebagai siswi yang sangat cocok menjadi ...
Menjadi Kaya dengan Mengelola Waktu!
2 Juli 2017, by Zeal
Oleh: Muhammad Rijal Wahid Muharram Begitu banyak orang yang sukses, namun tidak sedikit juga orang yang berada dalam masa kecukupan hidup. Anda yang mana? ...
Kamu Lagi PDKT ? Kamu Perlu Tahu Ciri-ciri Pria Sudah Beristri!
5 September 2017, by Zeal
tampang - Bagi para wanita yang masih lajang, tentu harus tahu dan mengenali calon pasangan hidupnya masih single atau sudah beristri. Karena dengan mengetahui ...
Nyeri Pinggang Saat Haid ? Ada Cara untuk Mengatasinya
24 November 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Yang namanya wanita kalau mau saatnya tamu bulan datang atau biasa di sebut haid atau mentruasi, pasti banyak sekali keluhannya.  Mulai dari ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview