Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
segitiga bermuda

Misteri Segitiga Bermuda yang Tidak Terpecahkan Hingga Kini

27 April 2017 | Dibaca : 2294x | Penulis : Devi

Siapa yang tidak pernah mendengar segitiga bermuda ? lautan yang terletak antara Miami , Puerto Rico dan Bermuda ini terkenal sangat angker dan sudah banyak menelan korban, hampir lebih dari 300 bangkai kapal tenggelam di wilayah ini tanpa di ketahui penyebab tenggelam nya hingga saat ini.Segitiga Bermuda di kenal juga dengan segitiga setan dimana semua pesawat terbang dan kapal laut yang melintasi wilayah ini pasti akan menghilang dan tanpa bisa di ketahui penyebabnya.

Pada masa pelayaran Christopher Columbus pada saat melintasi kawasan ini di ketahui sering kali arah kompas berubah - ubah tanpa arah yang jelas padahal saat itu cuaca sedang cerah, dan salah satu dari awak kapal nya pun sering melihat benda seperti bola api yang di lempar dari langit.Dalam catatan nya di jelaskan bahwa saat melintasi wilayah itu pun semua peralatan navigasi dengan sendiri nya tidak berfungsi saat melintasi wilayah ini.

Sebagian ada yang berpendapat bahwa wilayah Segitiga Bermuda ini memang mengandung gas Methana yang bisa saja menjadi penyebab dari hilang nya kapal yang melintasi wilayah ini.

Akan tetapi misteri ini tetap menjadi tak terpecahkan tatkala sebagian menara pengawas dari setiap kapal ataupun pesawat yang menghilang di segitiga bermuda ini menjelaskan bahwa selalu ada benda asing yang bersinar yang mengelilingi pesawat, sebelum pesawat kehilangan kontak dan terputus.

Pada tanggal 5 Desember 1945 dengan nama Penerbangan 19, adalah kesatuan angkatan udara yang merupakan pesawat pembom angakatan laut Amerika Serikat , lepas landas di Fort Lauderdale,Florida.

Kapal canggih ini di nyatakan menghilang setelah melintasi kawasan segitiga bermuda setelah mengirimkan laporan yang aneh dan tidak masuk akal ke menara pengawas.Kemudian untuk mengetahui penyebab hilangnya kapal ini maka di kirmkanlah regu penyelamat untuk mengetahui dan menyelamatkan pesawat hilang tersebut, namun tidak hanya pesawat penerbangan 19 nya saja yang hingga kini tidak di temukan regu penyelamat dari penerbangan inipun ikut menghilang dengan misterius dengan alasan dan penyebab yang belum di ketahui hingga saat ini.

Dari penjelasan lain ada pula yang mengatakan bahwa segitiga bermuda adalah merupakan kawasan mahluk luar angkasa atau UFO yang tidak mau wilayah nya di ganggu oleh manusia.

Hingga sekarang beberapa peristiwa hilang nya kapal dan pesawat yang melintas di Segitiga Bermuda masih menjadi misteri yang tidak terpecahkan hingga saat ini.

 

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mungkinkah Gatot Nurmantyo dan Wiranto Bermain Dalam Satu Orkestrasi
9 Oktober 2017, by Gatot Swandito
Pada 24 September 2017, atau 2 hari setelah Radio Elshinta mencuit bocoran rekaman suara Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menginformasikan adanya ...
Longsor di Puncak Rusak 3 Rumah Makan
29 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Jalur Puncak kembali diterpa bencana longsor, tepatnya di Puncak Pass, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur pada hari Rabu (28/3/2018). Akibat ...
Nama Bayi dari Ilmu Sains, Nomor 4 Indah Banget
18 Agustus 2017, by Risa Suadiani
Banyak orangtua yang ingin memberikan nama unik dan menarik untuk buah hatinya. Bahkan ada orangtua yang ingin mendaftarkan hak paten nama anaknya agar tidak ...
Andai Bisa Mengulang Waktu Seperti Naho di Film Orange (2015)
15 Agustus 2017, by Dika Mustika
Waktu sangat berharga, hargailah waktu, bijaklah memakainya, jangan kau menyesal kemudian. Ini mungkin bisa menjadi salah satu pelajaran yang kita bisa ambil ...
Antibodi Sapi Kunci Penting Pengembangan Vaksin HIV/AIDS
19 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
 Tampang.com - Seperti yang diuraikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature, penulis utama Devin Sok, Direktur Antibody Discovery and ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab