Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
media australia

Mengkritisi Media Australia yang Menyebutkan Ahok Gubernur Terbaik

21 April 2017 | Dibaca : 3231x | Penulis : Tonton Taufik

Tampang.com - Ajang pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta sudah selesai. Jakarta menjadi perhatian dunia, karena petahana gubernur yang menistakan agama Islam, menyatakan "Dibohongin pakai Al Maidah 51", yang menyakiti umat Islam di seluruh dunia. Hal itu menunjukkan kekesalan seorang nasrani yang memprotes kitab suci agama lain, karena ada ayat yang menyatakan tentang tata cara memilih pemimpin. Di Al Quran bukan hanya soal pemilihan pemimpin, tetapi juga ada cara makan, minum, berperang, tidur, menghadapi orang tua, dan segala macam permasalahan tentang hidup di dunia. Jadi jika ada orang yang bilang Al Quran itu bohong, pasti semua umat islam menjadi kesel.

Berbeda dengan media Australia yang menyebutkan Ahok adalah gubernur Jakarta yang terbaik selama ini. Negara lain yang kecewa dengan kekalahan Ahok dan Djarot dalam pilgub masih berusaha membuat opini positif, padahal bukan hanya masalah penistaan agama yang jadi masalah.

Ahok sering membuat pernyataan yang membuat umat Islam berpikir, bahwa Ahok anti Islam, dengan menyebutkan "Bir itu Halal", "Lebih baik ke pelacuran daripada selingkuh", "Kalau mau selingkuh pakai kondom" dan lain-lain.

Masalah reklamasi, yang menunjukkan pro konglomerat, sangat terlihat. Kondominium di pulau reklamasi itu akan dijual ke warga negara RRC, dan sehingga bisa menjadi warga negara Indonesia, yang berguna untuk mendukung etnis tionghoa menjadi pemimpin di Indonesia. Sungguh rencana yang busuk.

Ahok melakukan transaksi yang mencurikan sebagai korupsi di transaksi pembelian RS Sumber Waras, yang dilakukan pada malam hari di tanggal 31 Desember, dalam jumlah ratusan milyar. Seperti ada sesuatu yang disembunyikan.

Nelayan pun dipastikan tidak mendapat manfaat dari pulau reklamasi tersebut, karena sudah tidak ada lautnya.

Media Australia hanya menyebutkan kemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno hanya menang dengan perolehan suara 51.93%, sedangkan kenyataannya mencapai hampir 58%, bisa dianggap Anies-Sandi menang telak terhadap pasangan Ahok-Djarot yang hanya mencapai 42%.

Media Australia menyebutkan ada calo kekuasaan politik yang mengerakkan ormas Islam, sungguh pernyataan yang tidak berdasar. Kesalahan utama dari kekalahan Ahok-Djarot yaitu dari pribadinya Ahok sendiri, yang memperlihatkan kemarahan ke semua orang, tidak bisa mengontrol emosi, berbicara kasar dan selalu menyinggung umat islam dengan Al Maidah di Al Quran.

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

MICIN BIKIN BODOH !! MITOS ATAU FAKTA???
10 Maret 2018, by oteli w
MICIN BIKIN BODOH !! MITOS ATAU FAKTA??? Beberapa waktu terakhir di Indonesia sedang booming istilah "generasi micin". Tidak jarang terdengar ...
Jepang Sedang Kembangkan Robot Pemandu di Stasiun Kereta
8 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu masalah apabila kita berkunjung ke Jepang adalah komunikasi. Mayoritas orang Jepang tidak dapat berbahasa Inggris. Untuk mengatasi hal ...
Apakah Dugaan Kasus Korupsi E-KTP Tamat Usai Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara?
25 April 2018, by oteli w
Apakah Dugaan Kasus Korupsi E-KTP Tamat Usai Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara?   Mantan ketua DPR RI sekaligus mantan ketua umum Partai Golkar ...
real madrid
22 Mei 2017, by Tonton Taufik
Ada kejadian lucu pada jumpa pers yang dilakukan oleh Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid. Zidane disemprot champagne, sebagai perwujudan senangnya ...
Tips Aman Saat Melakukan Perjalanan Jauh Dengan Menggunakan Transportasi Umum
15 Mei 2018, by oteli w
Tips Aman Saat Melakukan Perjalanan Jauh Dengan Menggunakan Transportasi Umum Hampir dipastikan bahwa semua orang pasti telah atau akan melakukan perjalanan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab