Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Mengenali Berbagai Emosi Lewat Mendongeng

Mengenali Berbagai Emosi Lewat Mendongeng

13 Agustus 2017 | Dibaca : 92x | Penulis : Dika Mustika

Mendongeng, kita semua tentunya sering mendengar kata ini dan rasanya hampir semua orang pernah mendongeng dan juga didongengi. Namun, tahukah Anda, bahwa melalui kegiatan ini, kita juga bisa mengenali berbagai emosi. Mengapa bisa? Untuk mendongeng, menurut pakar mendongeng, Kak Aio salah satunya adalah membutuhkan penguasaan isi cerita. Nah penguasaan ini misalnya dengan memahami kalimat, bahkan setiap kata dalam kalimat-kalimat dari buku yang kita bacakan untuk audience.

 

Pemahaman ini akan tercermin dalam suara dan gesture yang kita tampilkan dalam mendongeng. Misal, ketika kita mengucapkan kata “Mama, pusing!” Jika kata ‘pusing’ kita bacakan dengan intonasi datar dan tanpa menunjukkan ekspresi pusing, mungkin kesan yang ditangkap audience akan berbeda jika kita mengucap kata tersebut dengan sedikit penekanan dan menunjukkan ekspresi wajah sebagaimana jika kita merasa pusing. Dengan penekanan suara dan ekspresi wajah, akan terasa kesan ‘pusing’ dalam kalimat tersebut. Hal inilah yang dapat membuat pesan dari dongeng sampai dengan tepat kepada audience-nya. Emosi dalam dongeng akan bisa sampai ke audience, jika pendongeng terlebih dahulu merasakan isi cerita dan menyampaikannya dalam suara dan gesture dengan sesuai. Tanpa kita sadari, bukan tidak mungkin, kita akan piawai menyelami berbagai emosi sejalan dengan ‘jam terbang’ kita mendongeng. Atau sebaliknya, jika kita memang terbiasa dalam keseharian kita untuk selalu memahami berbagai emosi orang lain, ini akan memudahkan kita dalam kegiatan mendongeng.

 

Hal penting dalam mendongeng yang harus kta perhatikan selanjutnya adalah kesiapan mental. Mendongeng pada dasarnya adalah salah satu bentuk berkomunikasi, namun disampaikan melalui cerita. Setiap orang bisa melakukannya, namun sebelum mendongeng, sama seperti kita berkomunikasi pada umumnya, tentunya kita harus melihat dan memahami dulu kondisi audience kita. Misal jika kita akan mendongeng di depan anak-anak, lakukan dulu kontak mata dengan mereka, perhatikan dan pelajari apakah di waktu tersebut, kondusif jika mereka mendengarkan dongeng? Jika dalam praktiknya ada anak yang menolak ikut mendengarkan dongeng, kita harus siap mental.  Tidak perlu dipaksa, jika ada yang menolak mendengarkan. Jika ia menolak, berarti ia belum siap mendengarkan dongeng kita atau bisa disebut juga ia belum siap menerima kita. Nanti ia akan mendatangi kita sendiri jika ia sudah siap mendengarkan dongeng.

 

Mendongeng adalah salah satu kegiatan menyenangkan, khususnya bersama anak. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan mendongeng. Mendongeng, bisa membuat kedekatan satu sama lain, bisa menjadi salah satu metode pengajaran berbagai hal, mendongeng juga salah satu kegiatan yang mendekatkan anak dengan dunia buku, dll. Yuk, kita mendongeng!

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Obat Diare ini Bisa Hilangkan Jerawat dalam Sekejap!
1 September 2017, by Sandra Wijaya
Siapa yang tidak kesal jika memiliki kulit berjerawat? Masalah kulit yang satu ini sering membuat kita tidak percaya diri. Jerawat adalah masalah kulit yang ...
Ibrahimovic Kembali, MU Pastikan Takkan Belanja Pemain Lagi
27 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jose Mourinho pastikan tak akan melakukan pembelanjaan pada bursa transfer musim dingin nanti. Pasalnya, Lord Ibra telah kembali bermain untuk ...
Gerindra Pastikan tidak akan Usung Ridwan kamil di Pilgub Jabar
13 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Perhelatan Pilgub Jawa Barat yang akan berlangsung tahun 2018 mendatang, membuat partai-partai politik segera melakukan komunikasi politik dengan ...
Polusi Udara: Diesel yang Sekarang Lebih Baik Daripada Bensin
4 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Mobil diesel modern memancarkan polusi lebih sedikit secara umum daripada mobil yang menggunakan bensin, kata sebuah studi enam negara baru yang diterbitkan di ...
Wah, Ternyata Seseorang dalam Usia ini Lebih Rentan Selingkuh!
17 Juli 2017, by Zeal
Banyak orang berpikir bahwa selingkuh adalah pekerjaan mereka yang masih dalam usia muda dan berpenampilan cantik atau tampan. Namun ternyata, penelitian yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman