Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Mendongeng Bisa Membawamu Ke mana Saja!

Mendongeng Bisa Membawamu Ke mana Saja!

17 September 2017 | Dibaca : 394x | Penulis : Dika Mustika

Sebagai orang tua, pernah bingung bagaimana mengajarkan sesuatu kepada anak Anda? Sebagai guru, pernah bingung mengemas kegiatan pembelajaran yang menarik pada murid-murid? Jika pernah merasakan kebingungan tersebut, mendongeng bisa menjadi salah satu alternatif pilihan dari kebingungan tersebut. Mendongeng bisa membawamu ke mana saja. Kalimat ini sudah pernah kudengar sebelumnya. Namun, rasanya baru hari ini aku bisa merasakan betapa mendongeng bisa jadi satu kendaraan yang bisa membawa pendongeng dan penumpang lainnya untuk pergi ke tempat yang kita inginkan. Beberapa waktu yang lalu, aku bersama dengan teman-teman menjadi fasilitator dalam sebuah acara pembinaan anak usia SMP hingga SMA dengan tema motivasi, lebih tepatnya acara motivasi yang berjudul Realisasi Mimpi.

Saat itu, setelah brainstroming, tercetuslah bahwa akan ada kegiatan menonton film motivasi, permainan, dan diskusi. Dengan waktu kegiatan yang hanya 2 jam, kami kemudian memikirkan juga kemasan apa yang bisa menyatukan semua ide kegiatan tersebut. Sempat bingung, karena waktu kegiatan yang cukup singkat, namun ada beberapa tujuan yang ingin kami sampaikan. Terpikirlah melalui dongeng. Awalnya sempat ada ragu karena anak yang mengikuti kegiatan ini usia SMP hingga SMA, yang menurut prediksi kami, mungkin mereka terlalu besar untuk mendengarkan dongeng. Syukurlah kekhawatiran kami tidak terjadi. Dengan pemilihan dongeng yang disesuaikan dengan tema dan juga bagian dongeng dibacakan menggantung (tidak sampai akhir). Mengapa menggantung? Karena bagian ini lah yang kami jadikan misi selama mengikuti kegiatan ini. Di akhir kegiatan mereka diminta untuk membuat kelanjutan cerita versi mereka.

Dongeng menggantung tersebut adalah pembuka kegiatan dan kemudian kegiatan kami lanjutkan dengan permainan dan juga kegiatan menonton film. Tentunya di setiap akhir kegiatan tersebut ada proses refleksi mengenai insight apa yang mereka dapatkan. Nah, acara penutup adalah melanjutkan cerita menggantung yang tadi diberikan di awal. Dan ternyata, betapa kaya dan beragamnya ide yang mereka sebutkan dalam kelanjutan tersebut. Cerita mengenai anak dari Afrika yang melalui perjuangan akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bersekolah di Amerika, namun ia tidak memahami bahasa yang digunakan di Amerika, dilanjutkan anak-anak tadi dengan berbagai versinya. Semua anak menyebutkan berbagai strategi yang dilakukan oleh anak tersebut untuk meraih mimpinya (bisa menamatkan sekolah dan menjadi guru untuk teman-temannya di Afrika).

Saat itu, dongeng bukan hanya membawa kami sebagai fasilitator untuk mengemas acara sesuai dengan tujuan, yakni memberikan berbagai pandangan mengenai motivasi. Tapi dongeng juga kemudian membawa anak yang mengikuti kegiatan tersebut, bisa membuat strategi untuk realisasikan mimpinya.

Terbayang, betapa dongeng mampu membawa kita ke mana pun kita mau. Bukan hanya pembacanya, namun tentunya penikmat dongengnya. Yuk, kita mendongeng!

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Manfaat Susu Kambing untuk Kesehatan Tubuh
2 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Sebagian besar orang lebih memilih untuk mengonsumsi susu sapi karena mudah di dapat dan tersedia di pasaran. Padahal ada pilihan susu lain yang ...
Jusuf Kalla Berharap Kader HMI banyak yang jadi Pengusaha
20 November 2017, by Admin
Tampang.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap para kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lebih banyak yang terjun jadi pengusaha. Karena selama ...
Segera Cuci Motor Setelah Kehujanan, Ini Bahayanya
10 Maret 2018, by Zeal
Tampang.com - Kita sering diingatkan agar segera mencuci motor setelah kehujanan. Namun terkadang kita malah merasa malas mencuci motor, terutama ketika musim ...
Timnas U-19 Indonesia Kalak Telak Meladeni U-19 Jepang
26 Maret 2018, by oteli w
Timnas U-19 Indonesia Kalak Telak Meladeni U-19 Jepang   Laga Uji coba ini diadakan pada Hari Minggu, 25 Maret 2018 di SUGBK. Pada awal-awal ...
Pendiri WhatsApp, CEO Jan Koum Lengser
1 Mei 2018, by Slesta
Jan Koum, CEO dan co-founder WhatsApp, mengumumkan pada hari Senin bahwa dia akan meninggalkan perusahaan, yang dimiliki oleh Facebook. Koum meninggalkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab