Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Makan Lemak, Memperpanjang Usia?

Makan Lemak, Memperpanjang Usia?

2 Oktober 2017 | Dibaca : 262x | Penulis : Rio Nur Arifin

Karena lebih banyak orang hidup di usia 80an dan 90an, para periset telah menyelidiki masalah kesehatan dan kualitas hidup selama penuaan. Sebuah studi tikus baru-baru ini di UC Davis School of Veterinary Medicine menyoroti pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menunjukkan bahwa diet tinggi lemak, atau ketogenik, tidak hanya meningkatkan umur panjang tetapi juga meningkatkan kekuatan fisik.

Ramsey telah menghabiskan 20 tahun terakhir untuk melihat mekanika yang menyebabkan penuaan, merupakan faktor yang berkontribusi terhadap sebagian besar penyakit utama yang mempengaruhi hewan pengerat dan manusia. Sementara pembatasan kalori telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian untuk memperlambat penuaan pada banyak hewan, Ramsey tertarik pada bagaimana diet tinggi lemak dapat mempengaruhi proses penuaan.

Diet ketogenik telah mendapatkan popularitas untuk berbagai klaim manfaat kesehatan, namun para ilmuwan masih meneliti apa yang terjadi selama ketosis, ketika asupan karbohidrat sangat rendah sehingga tubuh bergeser dari penggunaan glukosa sebagai sumber bahan bakar utama untuk membakar lemak dan menghasilkan keton untuk energi. .

"Kami merancang diet untuk tidak fokus pada penurunan berat badan, tapi untuk melihat metabolisme," kata Ramsey. "Apa hubungannya dengan penuaan?"

Selain meningkatkan secara signifikan rentang hidup rata-rata tikus percobaan dalam penelitian ini, diet ketogenik meningkatkan daya ingat dan fungsi motorik (kekuatan dan koordinasi), dan mencegah peningkatan penanda peradangan terkait usia. Itu juga berdampak pada kejadian tumor.

"Dalam kasus ini, banyak hal yang kita lihat tidak jauh berbeda dengan manusia," kata Ramsey. "Pada tingkat yang mendasar, manusia mengikuti perubahan yang sama dan mengalami penurunan fungsi keseluruhan organ selama penuaan. Studi ini menunjukkan bahwa diet ketogenik dapat memiliki dampak besar pada rentang hidup dan kesehatan tanpa penurunan berat badan atau pembatasan asupan. membuka jalan baru untuk kemungkinan intervensi diet yang berdampak pada penuaan. "

Sebuah studi pendamping yang diterbitkan oleh Buck Institute for Research on Aging dalam edisi yang sama dengan Cell Metabolism menunjukkan bahwa diet ketogenik memperpanjang umur panjang dan meningkatkan daya ingat pada tikus yang sudah menua.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Model Seksi Ini Tidak Berumur 20 Tahun, Tapi…
5 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Pamela Prati, seorang aktris Italia dikira berusia 20-an tahun, rupanya ia sudah berusia 58 tahun. Seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat ...
Menjadi Kaya dengan Mengelola Waktu!
2 Juli 2017, by Zeal
Oleh: Muhammad Rijal Wahid Muharram Begitu banyak orang yang sukses, namun tidak sedikit juga orang yang berada dalam masa kecukupan hidup. Anda yang mana? ...
Masih Ingat Regina Eks Farhat Abbas? Beginilah Penampilannya Sekarang. Mengapa Bisa?
18 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com – Regina Andriane Saputri mantan istri seorang pengacara kondang Farhat Abbas telah lama menghilang di layar kaca semenjak bercerai dengan ...
Soal Pengeditan Foto Jokowi Mega, PDIP: Biar Hukum Bicara
21 September 2017, by Rindang Riyanti
PDIP buka suara soal pengeditan mengedit foto Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) oleh Eko Prabowo (35). Foto editan tersebut ...
Tips Memilih dan Mengolah Buah Untuk Balita
27 Februari 2018, by Valentin Retnowati Christin Zai
Tips Memilih dan Mengolah Buah Untuk Balita   Buah merupakan menu terbaik untuk diet para wanita dan pria saat ini. Selain menjadi menu diet, buah ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman