Tutup Iklan
hijab
  
login Register
suryo prabowo

Letjen Purn Suryo Prabowo: Saya Katolik atau Bukan Sih ?

7 Mei 2017 | Dibaca : 10157x | Penulis : Tonton Taufik

Oleh: Letjen Purn Suryo Prabowo

Gara-gara saya nggak suka ahok, .....
Lalu banyak anak kemarin sore pencinta ahok yang meragukan agama saya. Padahal saya ini orang Katolik yang bener atau nggak, emang kenapa ?

Apakah saya yang Katolik ini kalau nggak suka ahok, dan berpihak pada umat Islam yang dinista agamanya oleh ahok itu salah ? Emangnya ahok itu Katolik ? Kalaupun dia Katolik, apa iya saya harus tetap berpihak pada ahok ketika dia menista agama Islam ? 

Gilanya lagi, ketika teman-temanku yang beragama Islam menuntut keadilan karena agamanya dihina ahok, mereka dicap intoleransi dan saya pun yang berpihak pada mereka dicap intoleransi juga. 

Bila bicara tentang toleransi, seharusnya umat Katolik (dan Kristen) mau belajar dari Islam. Karena menurut Romo Franz Magnis Suseno SJ (Profesor Filsafat), Islam adalah agama pertama yang menerapkan toleransi. Sementara Katolik baru 50 tahun yang lalu
http://www.citizenjournalism.online/2017/05/06/prof-dr-franz-magnis-suseno-islam-adalah-agama-pertama-yang-menerapkan-toleransi/

Sudahlah, terima saja kekalahan ahok, dan nggak perlu disesali lalu nuduh yang ngalahkan ahok itu Islam Radikal dan teroris lah. 

Tau nggak teror bom (petasan) di Indonesia itu paling banyak 3 bulan sekali. Bandingkan dengan Amerika Serikat (AS).

Dimasa 7 tahun terakhir pemerintahan Presiden George W. Bush, AS telah melakukan 24.000 serangan udara (pengeboman) di Timur Tengah dan Afghanistan, atau rata-rata 3 jam sekali ngebom. Sedangkan dalam 4 tahun pertama Presiden Obama, AS telah melakukan 1 kali pengeboman setiap 45 menit. Sadis kan ?
http://www.alternet.org/world/bomber-chief-20000-airstrikes-presidents-first-term-cause-death-and-destruction-iraq-somalia

Saya tulis status saya ini bukannya minta dikasihani oleh umat Katolik yang (ngaku) soleh, atau pun dikagumi oleh temanku umat Islam. Tetapi karena saya pingin ngajak kita semua berpikir dengan akal sehat dan nalar. Jangan hanya masalah Pilkada lalu kita menciptakan musuh imajinatif diantara kita, sesama Bangsa Indonesia. 

Oke ?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Siapa yang Kebakaran Jenggot, Ridwan Kamil atau PPS UIN Sunan Gunung Djati?
14 September 2017, by Gatot Swandito
"Kenapa harus mempertanyakan dan agak seperti kebakaran jenggot saat popularitasnya turun? Memangnya, orang lain gak boleh populer? hanya beliau ...
Komodo, Si Tangguh Buatan Anak Bangsa yang Tenar di Afrika
4 Mei 2017, by herline
Mungkin bagi anda nama "Komodo" sudah tidak asing lagi, mobil buatan anak bangsa yang telah menembus Malaysia dan Afrika. Mobil ini berjenis Cruiser ...
Hal-Hal Terorganisir dan Terstruktur Dapat Membunuh Kreativitasmu
27 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Hal-hal yang terstruktur dapat mengatur aktivitas manusia dengan baik, namun bisa menjadi pembunuh kreativitas. Hal ini diungkapkan dari hasil penelitian ...
 Ternyata Bukan IQ, Tapi Motivasilah Penentu Prestasi Matematika
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Bukan seberapa cerdas siswa tapi seberapa termotivasi mereka dan bagaimana mereka belajar yang menentukan pertumbuhan mereka dalam pencapaian matematika. ...
Mikroba Dapat Bantu Seimbangkan Siklus Nitrogen?
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian baru dari ahli mikrobiologi Universitas Alberta dan Universitas Wina memberikan wawasan mengenai siklus nitrogen Bumi, mereka mengidentifikasi dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab