Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Konsumsi  Ikan Hiu dan Pengaruh untuk Tubuh Kita

Konsumsi Ikan Hiu dan Pengaruh untuk Tubuh Kita

13 September 2017 | Dibaca : 2603x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Mitos terhadap kesehatan mendorong permintaan pasar ekspor sirip hiu.. Bagian tubuh hiu terutama sirip, kulit, daging, minyak hati dan tulang rawan jadi komoditas perdagangan ilegal.

Menurut penelitian oleh Deborah Mash, Profesor of Neurology di University of Miami, Amerika Serikat, mengkonsumsi sirip dan otot hiu justru menyebabkan penyakit saraf bagi manusia. Kesimpulan ini berdasarkan penelitian terhadap sirip dan sampel jaringan otot dari 10 spesies hiu. Hasilnya menunjukkan, terdapat dua racun yakni merkuri dan beta-N-metilamino-L-alanin (BMAA), yang dapat menimbulkan penyakit. 
Orang-orang Cina, Korea hingga Jepang sangat percaya sirip hiu mujarab untuk memberikan daya tahan seksual, merawat kulit, menambah energi, mencegah penyakit jantung serta menurunkan kolesterol. Padahal beberapa penelitian mengungkapkan hal sebaliknya.


Bagi ibu hamil, merkuri dapat menyebabkan gangguan sistem saraf dan perkembangan janin. Bagi orang dewasa, merkuri juga dapat mengganggu sistem saraf yang berdampak pada kemampuan kognitif, memori, bahasa dan motorik. Selain itu, merkuri juga dapat mengganggu fungsi hati, ginjal dan organ lainnya.

Selain itu, ikan hiu juga hanya akan memangsa ikan-ikan yang sakit, tua, dan lemah. Hal ini sangat penting karena ikan yang sakit dapat menularkan penyakit yang akan berbahaya bila dikonsumsi oleh manusia. Sebagai predator, hiu akan mencegah menyebarnya penyakit kepada ikan-ikan yang lain di dalam populasi. Dengan manfaat yang strategis ini tak ada lagi alasan untuk membiarkan hiu jadi sasaran para pemburu, pemerintah memang sudah bertindak.
 

Kenyataan soal dampak negatif bagi kesehatan ini malah terabaikan, kegiatan perdagangan sirip hiu di dalam negeri hingga ekspor tak terbendung dan mengancam kelestarian hiu. Dipacak dari Antara, seorang peneliti Adrianus Sembiring melakukan riset pada 2015 lalu, terhadap 582 sampel sirip hiu yang berasal dari Aceh, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Papua Barat. Hasilnya, dari 92 persen hiu yang diburu itu adalah jenis hiu yang terancam punah. 
 

Baca juga : Ikan Hiu Terancam Punah ….Karena Banyaknya Perburuan


 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jangan Konsumsi Makanan yang Telah Dihinggapi Lalat, Ini Bahayanya!
27 November 2017, by Retno Indriyani
Lalat memang terkenal dengan binatang yang kotor karena sering hinggap di sampah. Tak terkecuali lalat rumah yang sering dianggap tidak berbahaya, ternyata ini ...
Pernahkah Anda Berpikir Bagaimana Sepatu Ditemukan? Berikut Sejarahnya
19 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sepatu adalah barang yang sangat penting dan berguna ketika bepergian. Kegunaan sepatu sudah bukan rahasia lagi. Ada banyak hal yang didapatkan ketika ...
Pegulat yang Baik adalah Pelari yang Buruk?
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Bagi tikus dan pria, kekuatan di satu area kebugaran mungkin berarti kekurangan pada area lainnya. Penelitian pada atlet Olimpiade menunjukkan bahwa pegulat ...
annabelle 2
28 April 2017, by herline
Bagi para penggemar film horor, film "Annabelle 2" ini dijamin pasti akan menguji adrenalin kalian karena film ini bergenre Horror, Mystery dan ...
Kamu Penderita Maag? Hindari Makanan Ini Saat Berpuasa
2 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Selama berpuasa, asupan makanan dan minuman harus menjadi perhatian, terutama bagi mereka yang pernah sakit maag. “Sebaiknya menghindarkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview