Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Inikah Jawaban dari Misteri Segitiga Bermuda?

Inikah Jawaban dari Misteri Segitiga Bermuda?

20 Agustus 2017 | Dibaca : 863x | Penulis : Rio Nur Arifin

Dr Karl Kruszelnicki berpendapat bahwa jawaban atas misteri segitiga bermuda terletak pada kesalahan dari manusia itu sendiri (human error).

Misteri yang abadi dan dikenal sebagai Segitiga Bermuda, yaitu hamparan laut di Atlantik Utara yang membentang di antara Florida, Bermuda dan Puerto Riko.

Selama bertahun-tahun wilayah ini menjadi identik dengan hilangnya kapal dan pesawat terbang yang tidak dapat dijelaskan, seringkali tanpa bekas atau kru mereka yang pernah ditemukan.

Tapi sekarang, Ilmuwan Australia Dr Karl Kruszelnicki telah mengemukakan apa yang mungkin paling sederhana dari semua penjelasan untuk misteri tersebut dengan mengatakan bahwa hilangnya pesawat dan kapal dapat dikaitkan dengan, bukan fenomena anomali, tapi kesalahan manusia di jaman dulu.

"Menurut Lloyds dari London dan penjaga pantai AS, jumlah pesawat yang hilang di Segitiga Bermuda sama dengan di manapun di dunia secara persentase," katanya.

"Dekat dengan khatulistiwa, dekat dengan bagian dunia yang kaya raya, Amerika, oleh karena itu Anda memiliki banyak lalu lintas."

Memang benar bahwa setidaknya beberapa penghilangan dapat dikaitkan dengan kesalahan manusia.

Misteri besar pertama dari Segitiga Bermuda adalah Flight 19 ,misi pelatihan rutin yang terdiri dari lima pesawat terbang yang meninggalkan Fort Lauderdale di Florida pada tanggal 5 Desember 1945.

Semua lima pesawat hilang sama sekali dan tidak ada tanda-tanda puing-puing yang pernah ditemukan.

Yang lebih buruk lagi, pesawat amfibi PBM-Mariner, yang dikirim dalam misi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan lima pesawat lainnya, juga hilang bersamaan dengan 13 orang awak kapal tersebut.

Tapi tidak semua seperti yang terlihat, di tahun-tahun berikutnya, kebenaran dari apa yang terjadi selama insiden ini akhirnya muncul dengan sendirinya. Ternyata, Penerbangan 19 telah hilang karena kesalahan navigasi dan berakhir begitu jauh ke laut sehingga pesawat kehabisan bahan bakar sebelum mereka bisa mencapai daratan.

Pesawat amfibi PBM-Mariner yang pergi mencari mereka diperkirakan telah meledak di udara.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jenis-Jenis Teh Ini Mampu Bantu Suburkan Rambut Kamu yang Rontok
23 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Rambut rontok bisa disebabkan oleh berbagai hal. Hal itu bisa jadi karena stress, genetik, produk perawatan yang tak sesuai, ataupun karena ...
Betapa Beruntungnya Diri...
8 Maret 2018, by Dika Mustika
Betapa beruntungnya kamu! Ketika kamu bangun tidur, bisa menikmati segarnya udara pagi, bisa merasakan dinginnya air, menikmati hangatnya teh manis, merasakan ...
kylian mbappe
7 Juni 2017, by Tonton Taufik
Kylian Mbappe akan memecahkan rekor transfer pemain sepak bola yang sebelumnya dipegang oleh Paul Pogba sebesar £ 89 juta. Saat ini AS Monaco menerima ...
7 Faktor yang Mungkin jadi Penyebab Anak Susah Makan
20 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Banyak cara yang dilakukan oleh orangtua untuk membujuk anaknya agar mau makan. Mulai dari membujuknya dengan memberikan makanan manis sampai ...
Mengapa Wanita Lebih Mudah Terserang Depresi?
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Seorang matematikawan dan ilmuwan komputer Universitas Johns Hopkins bergabung dengan tim ilmuwan syaraf internasional untuk membuat peta pembelajaran dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab