Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
abu nawas

Humor Sufi: Mampukah untuk Menipu Tuhan?

25 Juni 2017 | Dibaca : 886x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Abu Nawas sebenarnya adalah seorang ulama yang alim. Tak begitu mengherankan jika Abu Nawas mempunyai murid yang tidak sedikit.

Suatu ketika ada tiga orang tamu bertanya kepada Abu Nawas dengan pertanyaan yang sama.

Orang pertama mulai bertanya,

"Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?"

"Orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil." jawab Abu Nawas.

"Mengapa?" kata orang pertama.

"Sebab lebih mudah diampuni oleh Tuhan." kata Abu Nawas.

Orang pertama puas karena ia memang yakin be gitu.

Orang kedua bertanya dengan pertanyaan yang sama.

"Manakah yang lebih utama, orang yang menger jakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?"

"Orang yang tidak mengerjakan keduanya." jawab Abu Nawas.

"Mengapa?" kata orang kedua.

"Dengan tidak mengerjakan keduanya, tentu tidak memerlukan pengampunan dari Tuhan." kata Abu Nawas.

Orang kedua langsung bisa mencerna jawaban Abu Nawas.

Orang ketiga juga bertanya dengan pertanyaan yang sama.

"Manakah yang Lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang menger jakan dosa-dosa kecil?"

"Orang yang mengerjakan dosa-dosa besar." jawab Abu Nawas.

"Mengapa?" kata orang ketiga.

"Sebab pengampunan Allah kepada hamba-Nya sebanding dengan besarnya dosa hamba itu." jawab Abu Nawas.

Orang ketiga menerima alasan Abu Nawas. Kemudian ketiga orang itu pulang dengan perasaan puas.

Karena belum mengerti seorang murid Abu Nawas bertanya.

"Mengapa dengan pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda?"

"Manusia dibagi tiga tingkatan. Tingkatan mata, tingkatan otak dan tingkatan hati."

"Apakah tingkatan mata itu?" tanya murid Abu Nawas.

"Anak kecil yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu kecil karena ia hanya menggunakan mata." jawab Abu Nawas mengandaikan.

"Apakah tingkatan otak itu?" tanya murid Abu Nawas.

"Orang pandai yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu besar karena ia berpengetahuan." jawab Abu Nawas.

"Lalu apakah tingkatan hati itu?" tanya murid Abu Nawas.

"Orang pandai dan mengerti yang melihat bintang di langit. la tetap mengatakan bintang itu kecil walaupun ia tahu bintang itu besar. Karena bagi orang yang mengerti tidak ada sesuatu apapun yang besar jika dibandingkan dengan keMaha-Besaran Allah."

Kini murid Abu Nawas mulai mengerti mengapa pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda. la bertanya lagi.

"Wahai guru, mungkinkah manusia bisa menipu Tuhan?"

"Mungkin." jawab Abu Nawas.

"Bagaimana caranya?" tanya murid Abu Nawas ingin tahu.

"Dengan merayu-Nya melalui pujian dan doa." kata Abu Nawas

"Ajarkanlah doa itu padaku wahai guru." pinta murid Abu Nawas

"Do'a itu adalah do'a Al-I'tiraf:

Yang artinya :

Wahai Tuhanku, aku ini tidak pantas menjadi penghuni surga, tetapi aku tidak akan kuat terhadap panasnya api neraka.

Oleh sebab itu terimalah tobatku serta ampunilah dosa-dosaku. Karena sesungguhnya Engkaulah Dzat yang mengampuni dosa-dosa besar.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tak Hanya SIM Card HP, Modem Juga Wajib Registrasi
13 November 2017, by Rindang Riyanti
Informasi tentang kewajiban registrasi SIM card prabayar selama ini hanya difokuskan pada perangkat ponsel saja. Eits, bagaimana dengan modem? Nah jangan ...
Ikuti 5 Tips Ini untuk Cegah Komentar Spam di Instagram
1 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Popularitas instagram semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Pengguna instagram semakin meningkat dan digandrungi banyak orang baik dari ...
Begini Pengakuan Pria Pembuang Senjata Tajam Jenis Pisau di Masjid Satpas SIM Daan Mogot
16 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Polisi masih mendalami motif pria pembuang pisau di Masjid Satpas SIM Daan Mogot pada Selasa, 15 Mei 2018 kemarin. Pria yang ...
taksi online
9 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Keberadaan angkutan online di Indonesia menimbulkan banyak fenomena di masyarakat. Pro kontra pun terjadi, salah satunya dari para perusaahaan taksi ...
Inilah 3 Alasan Wanita yang Sering Katakan “Aku Gapapa”
19 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Sebagai pasangan, Anda tentu pernah mendapati pasangan Anda mengungkapkan “AKu Gapapa” padahal saat itu Anda dan pasangan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman