Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Guru Besar ITS Ingatkan Bahaya Menguatnya Radikalisasi Kaum Sekuler Kiri di Indonesia

Guru Besar ITS Ingatkan Bahaya Menguatnya Radikalisasi Kaum Sekuler Kiri di Indonesia

19 April 2021 | Dibaca : 614x | Penulis : Admin

Selama 5 tahun terakhir ini kaum sekuler kiri di Indonesia mengalami radikalisasi. Mereka semakin intoleran dengan kelompok Islam di negeri ini justru dengan menuduhnya sebagai intoleran, anti-NKRI bahkan anti-Pancasila.

Demikian dikatakan Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Daniel Mohammad Rosyid dalam artikel berjudul “Radikalisasi Kaum Sekuler Kiri di Indonesia”

Menurut Daniel, kelompok sekuler kiri ini juga menyebut Islam sebagai agama impor dari Arab, memecah belah bangsa dan tukang bikin ribut. “Disamping didorong oleh syahwat politik, perut dan di bawah perut, radikalisasi ini memanfaatkan dua agenda internasional yang membentuk lingkungan geopolitik regional paling tidak 10 tahun terakhir ini,” ungkapnya.

Kata Daniel, kebangkitan kelompok sekuler kiri ini memanfaatkan agenda Bush War on Terror yang dalam praktek berarti War on Islam yang masih diteruskan oleh Trump. Hanya para naifun penganut dunguisme yang percaya bahwa ISIS, al Qaeda dan Gerakan Jihadis itu bukan operasi intelijen kaum sekuler kanan radikal yang berkuasa di Sayap Barat terutama sejak Obama berkuasa.

Wacana Huntingtonian benturan peradaban menjadi menu yang dilahap habis dengan sangat rakus oleh penghuni Sayap Barat ini. Ini diamini dengan suara keras penuh kekhusyu’an oleh kaum nasionalis sekuler kiri di negeri ini.

Ia mengatakan, proyek sekulerisasi sekaligus pendunguan massal melalui persekolahan massal paksa sejak Orde Baru telah menyebabkan masyarakat negeri ini buta sejarah sekaligus tumpul daya kritisnya. Akibatnya, masyarakat menjadi makanan empuk ocehan dusta para influencer bayaran melalui medsos.

“Bad influencer paling bersemangat justru diperankan oleh elite ormas Islam terbesar di negeri ini. Kini banyak pejabat publik dengan berani mengatakan bahwa kehidupan politik harus dibersihkan dari agama. Bahkan agama dijadikan musuh terbesar Pancasila. Pernyataan itu hanya bisa diucapkan oleh kaum sekuler kiri radikal,” jelasnya.

Menguatkan sekuler kiri, kata Daniel terlihat pencopotan seorang direksi sebuah BUMN karena yang bersangkutan mengadakan pengajian dengan mengundang penceramah yang dituding sebagai penceramah radikal.

“Pencopotan direksi ini jelas inkonstitusional sekaligus sebuah kejahatan besar yang bila dibiarkan akan semakin menjadi-jadi merusak sendi2 kebangsaan negeri yang sangat majemuk ini,” ungkapnya.

Radikalisasi kaum sekuler kiri ini dengan menunggangi agenda war on Islam Sayap Barat dan OBOR China. Seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua Umum MUI KH Anwar Abbas, ummat Islam perlu protes sangat keras pada KH Ma’ruf Amin yang diam membisu melihat kesewenang-wenangan dan penyelewengan konsitusi.

“Bahkan pengamat Islam Radikal Sidney Jones pun heran dengan obsesi Pemerintah saat ini untuk mengkriminalisasi FPI,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

suzuki Auto Value
12 April 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com.- Dalam upaya memenuhi permintaan pasar Mokas ( Mobil Bekas ), PT. Suzuki Indomobil Sales ( PT. SIS ), meluncurkan Program Suzuki Auto Value pada ...
Indonesia Tersingkir Dari Perebutan Medali Emas Sepak Bola Sea Games 2017
26 Agustus 2017, by Rachmiamy
Pertandingan semi final cabang sepak bola Sea Games 2017 antara Malaysia vs Indonesia berlangsung di Stadion Shah Alam Selangor Malaysia. Pertandingan berjalan ...
Resep Soto Banyumas ala Hotel Berbintang
17 Juli 2018, by Maman Soleman
Indonesia itu kaya sekali akan ragam kuliner soto. Dari Aceh, Medan, Kalimantan, hingga Sulawesi punya menu soto. Namanya yang beragam, penyebutannya yang ...
Oknum Polisi Sekap dan Aniaya Anak Jeremy Thomas di Sebuah Hotel
17 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Axel Mathew Thomas anak dari aktor kawakan Jeremy Thomas dikabarkan mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum polisi. ...
10 Kutipan Ini Dapat Membantu Pikiran Anda Melewati Stres
18 September 2017, by Rindang Riyanti
Bila Anda merasa tertekan dan terbebani, entah karena keseharian, karena orang-orang yang Anda temui, karena beban kerja Anda, bacalah kutipan-kutipan ini dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab