Tutup Iklan
TokoBatik
  
login Register
Greysia/Apriani Jadi Tumpuan Ganda Putri Menuju Asian Games 2018

Greysia/Apriani Jadi Tumpuan Ganda Putri Menuju Asian Games 2018

27 November 2017 | Dibaca : 153x | Penulis : Admin


Tampang.com - Sejak setahun terakhir, Eng Hian, pelatih ganda putri Indonesia terus mencari formulasi terbaik untuk timnya. Itu setelah Nitya Krishinda Maheswari naik Meja operasi Desember 2016. Dampaknya, Eng Hian harus mencari partner baru buat Greysia Polii, pasangan Nitya. Setelah dicoba dengan sejumlah pemain, rupanya Apriani Rahayu lah, sosok pebulu tangkis 19 tahun yang menjadi partner baru buat Greysia.
Dua gelar dari tiga final menjadi bukti bahwa mereka menjadi tumpuan buat ganda putri Indonesia. Sayangnya pada final terakhir kemarin (26/11), Greysia/Apriani tak mampu menggamit kemenangan setelah tumbang dari pasangan Tiongkok, Chen Qingchen/Jia Yifan, 21-14, 16-21, 15-21.
"Sudah selayaknya mereka main di level tertinggi dan bersaing dengan ganda putri dunia," terang Eng Hian via sambungan telepon kepada Jawa Pos tadi malam. Hasil di Hongkong Open memang cukup mengecewakan. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab, salah satunya masalah kebugaran.
Pada Hongkong Open SS 2017, Greysia/Apriani harus menjalani laga berat sejak babak 16 besar. Mereka harus bermain dalam rubber game, termasuk pada saat partai final kemarin. Situasi itu diakui Eng Hian terlihat jelas, khususnya saat memasuki game kedua kemarin. "Pukulan Apriani kurang mantap," sebutnya.
Namun, pencapaian ganda putri peringkat 17 BWF itu sudah memenuhi ekspektasi tim pelatih pelatnas. Bahkan secara spesifik, Eng Hian menyatakan Asian Games menjadi target utama timnya. Mengulang prestasi yang sama seperti edisi 2014 Incheon. Kala itu, Greysia/Nitya mendulang medali emas bagi Indonesia.
Sebelum itu, masih ada All England yang diakui Eng Hian menjadi target terdekat timnya buat Greysia/Apriani. "Untuk tahun depan (2018, Red) targetnya bisa ambil All England 2018 dan target utama adalah Asian Games 2018,” bebernya.
Meskipun demikian, Eng Hian juga berharap banyak pada ganda putri Indonesia lainnya untuk berperan serta. Dia punya rencana besar dengan sejumlah pemain. Salah satunya untuk menemukan pelapis Greysia/Apriani menuju Asian Games 2018.
"Banyak pelajaran yang saya ambil dari pertandingan final ini. Terutama game kedua dan ketiga. Dari awal Apri yang terus diincar, jadi Apri sudah kena duluan dan nggak yakin sama pukulan Apri sendiri,” papar Apriani dalam surat elektronik PP PBSI.
Pencapaian mereka patut diberikan apresiasi. Sebab, sejak dari awal tahun keduanya memperlihatkan progres permainan yang maksimal.  Terpisah, Kabidbinpres PP PBSI, Susy Susanti membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, pekerjaan rumah mencarikan partner bagi Greysia sudah terpenuhi.
Walapun terpaut 11 tahun usia keduanya, mereka mampu membuktikan bahwa kerja sama senior-junior terjalin rapi. "Secara keseluruhan sektor ini mulai menunjukkan progres peningkatan prestasi yang cukup signifikan," urai Susy. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Menjaga Netralitas, Mendagri: Gedung Milik TNI-Polri Mohon tidak Disewakan Kampanye
24 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Memasuki tahun-tahun politik, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, angkat bicara. Kali ini, dirinya mengingatkan kepada institusi TNI dan ...
Inilah 3 Hal Penting saat Memulai Bisnis Kos – kosan
24 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Salah satu bisnis yang memiliki prospek yang baik di masa depan adalah membangun bisnis kos – kosan. Karena , harga kos – kosan ...
Perubahan Warna pada Kuku Pertanda ada Kelainan dalam Kesehatan Kita
5 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kadang perubahan yang sepele seperti pada kuku jari kaki atau tangan semua kita abaikan dianggap sepele. Namun tahukah guys perubahan tersebut ...
Jokowi
31 Juli 2017, by Gatot Swandito
Kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ( IPR ), Ujang Komarudin, dalam Pilpres 2019 pemerintah Jokowi akan digempur tiga kekuatan besar. Baca saja ...
Ini Cara Membuat Puding Cokelat
31 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Berbicara mengenai sejarah puding, kata puding berasal dari bahasa Prancis, boudin yang berarti 'sosis darah', dari bahasa Latin, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis