Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Fenomena Tahun Ajaran Baru ,Siswa Masuk Sekolah Setelah Liburan Panjang

Fenomena Tahun Ajaran Baru ,Siswa Masuk Sekolah Setelah Liburan Panjang

16 Juli 2018 | Dibaca : 229x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Hari ini seluruh siswa atau pelajar di Indonesia telah memulai ajaran baru dalam pendidikan setelah libur yang panjang kurang lebih 1 bulan lamanya, karena ada Hari Raya Idul fitri juga yang menambah liburan sekolah semakin berkesan dan lama.

Hari ini ribuan pelajar bangun pagi – pagi untuk memulai aktifitas belajar meraka setelah liburan panjang, persiapan telah dilakukan jauh – jauh hari namun juga ada yang sehari kemarin. Selain buku tulis dan seragam banyak lagi yang di siapkan oleh mereka, karena hari ini adalah awal mereka untuk menentukan prestasi satu tahun kedepan.

Jalanan yang biasa lengang pada pukul 5.30 sekarang telah padat dengan pelajar atau anak sekolah yang berangkat pagi – pagi untuk memulai aktivitas mereka sebagai pelajar. Ada yang menjadi siswa baru ada yang menjadi siswa senior.

Fenomena berangkat pagi untuk hari pertama masuk sekolah hampir terjadi di semua daerah di Indonesia, bahkan ada sebagian siswa dan wali murid sengaja berangkat pagi-pagi untuk mendapatkan bangku terdepan buat anak mereka selama setahun kedepan mengikuti pelajaran dan bahkan sampai ada pertengkaran sesama wali murid seperti yang terjadi di SDN di Indramayu.

Di JAKARTA pun Gubenur menghimbau para wali murid dari siswa baru untuk mengantarkan anak mereka kesekolah guna memberikan semangat pada para siswa baru tersebut untuk tetap semangat dan berprestasi agar tidak minder atau takut bergaul atau adaptasi dengan suasana baru.

Dijalanan kota Cirebon jalan kota yang biasanya jam 5.30 lebih sekarang bahkan sedikit macet karena para wali murid atau orang tua ingin mengantar anak – anak mereka supaya tidak telat dan kekurangan di awal pelajaran baru terutama buat siswa baru.

Nah bagaimana dengan anda sendiri, apakah juga merasakan bagaimana senang dan hebohnya mengantar anak kita memulai tahun ajaran baru?. Semoga kalian menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara ya...

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Asian Games Tingkatkan Perekonomian Indonesia hingga Capai Rp 3 T
25 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games ke-18 pada tahun 2018, rupanya berdampak besar bagi perekonomian Indonesia, khususnya kontribusi sektor ...
Youtube Perkenalkan Format VR Terbaru, VR180
28 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dengan VR yang kini tengah digandrungi Warganet, penyedia layanan konten video terpopuler saat ini, Youtube menjadikan Video VR yang lebih hemat ...
palu pengadilan
3 Juni 2017, by Dika Mustika
Suatu hari di zaman Khalifah Umar bin Khatab R.A. datanglah dua kakak beradik dengan membawa seorang laki-laki bersama mereka. Kedua kakak beradik itu berkata ...
Keren, Desa di Tiongkok Ini Miliki Kode QR Raksasa
17 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dilihat sepintas, susunan tanaman yang ada layaknya labirin biasa. Namun, jika ditelisik dengan baik, susunan tanaman tersebut ternyata ...
ibu hamil
2 Juli 2017, by Rachmiamy
Arus balik Lebaran 2017 di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) diwarnai kisah mengharukan. Seorang ibu hamil bernama Sukiati 43 tahun melahirkan di pinggir jalan ...
Berita GueBanget
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview