Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
guru agama

Fahira Idris: Melihat Kondisi Bangsa Saat Ini, Pendidikan Agama Harusnya Ditambah

14 Juni 2017 | Dibaca : 1516x | Penulis : Tonton Taufik

Tampang.com - Jakarta - Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang membidangi soal pendidikan dan keagamaan meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengklarifikasi secara resmi pernyataannya yang menyatakan akan menghilangkan pendidikan atau mata pelajaran agama di dalam kelas karena siswa akan mendapatkan pendidikan agama di luar kelas mulai dari Madrasah Diniyah, masjid dan tempat ibadah lainnya. Kebijakan ini, seiring dengan diberlakukannya kebijakan sekolah lima hari di mana kegiatan belajar mengajar juga akan dilakukan di luar sekolah.

“Wacana ini (penghapusan pendidikan agama di dalam kelas) simpang siur, padahal ini sensitif.  Kami meminta Mendikbud segera mengklarifikasinya secara jelas dan komprehensif. Jangan sampai ini jadi kegaduhan baru. Kalau melihat kondisi bangsa saat ini, harusnya pendidikan agama ditambah, baik sebagai mata pelajaran wajib di dalam kelas maupun sebagai kegiatan belajar mengajar di luar kelas atau ekstra kurikuler,” ujar Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (14/6).

Fahira mengungkapkan, setiap kebijakan pendidikan di Indonesia harus merujuk kepada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional di mana poin pertama dari 13 strategi pembangunan pendidikan nasional yaitu pelaksanaan pendidikan agama serta akhlak mulia, yang kemudian diikuti strategi lainnya yakni pengembangan dan pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi, proses pembelajaran yang mendidik dan dialogis, dan strategi lainnya.  Artinya, pendidikan agama merupakan bagian tak terpisahkan dari pembaharuan dan pembangunan pendidikan nasional.

“Jadi tidak mungkin pendidikan agama di dalam kelas dihapuskan karena akan bertentangan dengan undang-undang. Inisiatif menjadikan pendidikan agama sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler mulai dari madrasah diniyah, pesantren kilat, ceramah keagamaan, baca tulis Al Quran dan kitab suci lainnya sangat baik. Namun, bukan berarti pelajaran agama di dalam kelas jadi dihilangkan. Malah pendidikan agama di dalam kelas menjadi penguat kegiatan ekstrakurikuler keagamaan sehingga nilai-nilai agama jadi pondasi anak-anak kita,” jelas Senator Jakarta ini.

Malah seharusnya, lanjut Fahira, melihat kondisi bangsa saat ini, di mana terdapat anak-anak usia sekolah yang melakukan tindakan tidak terpuji terhadap ritual agama lain terutama di media sosial, Mendikbud harus segera memformulasikan pengayaan sistem pendidikan agama yang mampu menjadikan peserta didik menjadi pribadi bertakwa dan berakhlak mulia, menjadi manusia yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, harmonis dan produktif, baik personal maupun sosial.

“Termasuk metode pengajarannya. Guru agama tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran yang akan disampaikan akan tetapi juga harus menggunakan metoda dan teknik yang tepat sehingga para peserta didik tetap kondusif dan menyenangkan,” pungkas Fahira. #

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Terkait Informasi Teror Terhadap Timses Sudirman Said, Ganjar Sarankan Segera Lapor Polisi
3 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Terkait isu terror terhadap timses pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said-Ida Fauziyah, Ganjar Pranowo calon Gubernur Jawa ...
Apa Yang Telah Terjadi Dengan ITB?
24 Juli 2017, by Indah Nur Etika
Wisuda ketiga ITB Tahun Akademik 2016/2017 yang diselenggarakan pada Sabtu, 22 Juli 2017 kemarin membawa bencana. Batu tempel yang ada pada pilar gedung CADL ...
Tradisi Unik Berbagai Negara Merayakan Ulang Tahun
25 Juli 2018, by oteli w
Tradisi Unik Berbagai Negara Merayakan Ulang Tahun Ulang tahun merupakan hari yang spesial bagi kebanyakan orang. Di hari ulang tahun, biasanya ada ...
Menarik, Tiang Listrik Setnov Kini Jadi ‘Objek Wisata’ Baru
20 November 2017, by Rindang Riyanti
Hingga Minggu (19/11/2017), warga masih ramai mendatangi tiang lampu lokasi kecelakaan tersangka kasus e-KTP Setya Novanto di Kebayoran Lama, Jakarta ...
Alasan Kamu Menjadi Sibuk Sekali dalam Kerja
9 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Guys sesuatu yang berlebihan memang tidak bagus, namun kadang sebagian orang merasa dirinya merasa enjoy dengan semua itu. Begitu juga dengan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman