Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bagaimana Tak Tertarik Menikmati Wisata Alam Yogyakarta?

Bagaimana Tak Tertarik Menikmati Wisata Alam Yogyakarta?

3 Juli 2018 | Dibaca : 317x | Penulis : Dika Mustika

Yogyakarta, ini adalah salah satu kota wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, khususnya wisatawan domestik ketika musim liburan tiba. Coba deh, kamu coba pesan tiket kereta api ke kota ini saat liburan tiba. Kereta api dengan berbagai kelas habis ludes, jauh-jauh hari sebelum tangal liburan tiba. Yogyakarta memiliki keistimewaan karena ia dapat memenuhi keinginan orang-orang berwisata dengan berbagai tipenya. Ingin wisata alam ada daerah Imogiri dan Kaliurang. Mereka menyuguhkan keindahan hutan, pantai, juga gunung! Ingin berwisata belanja, ada kawasan Malioboro yang terkenal sebagai sentra oleh-oleh Yogya. Kamu tertarik dengan wisata sejarah, ada keraton dengan cerita  yang sungguh menarik untuk dipelajari. Ingin wisata kuliner? Tenang ada banyak tempat menarik yang menunggu untuk dikunjungi.

Kita lihat yuk, apa saja sih yang bisa kita nikmati dari kota wisata yang satu ini!

Sebelum kita melihat berbagai tempat menarik di Yogyakarta, coba deh kalian rasakan betapa ramahnya orang-orang di kota yang satu ini. Waktu kecil berkunjung ke kota ini, mungkin banyak yang  tidak menyadarinya. Yang diingat mungkin Yogyakarta adalah salah satu kota yang menyenangkan. Ternyata ada faktor ‘penarik’ lainnya lho, yakni keramahan orang-orangnya.Terakhir aku ke kota ini, aku mendapatkan cerita sejarah yang menarik dari driver mobil yang kutumpangi. Ia menjelaskan adanya 4 gerbang menuju ke keraton. Dahulu, gerbang ini ditutup dan ketika ada orang yang hendak masuk ke kawasan kraton, harus lapor terlebih dahulu. Namun kini, 4 gerbang ini dibuka dan menjadi jalan yang dapat diakses orang yang memang hendak melalui daerah kawasan kraton.

 

Jika kalian tiba di kota ini sekitar sebelum subuh. Coba deh berburu matahari terbit! Beberapa waktu lalu aku melakukan ini di kawasa Imogiri, tepatnya di Kebun Buah Mangunan. Sungguh keindahan matahari terbit laksana lukisan. Ketika aku melihat hasil berfoto di sini, latar belakangnya bagaiman wallpaper yang ada di handphone-ku saja! Selesai menyaksikan matahari terbit, jalanlah ke berbagai tempat yang ada di sekitar Mangunan ini. Awalnya kupikir mereka adalah tempat yang saling berjauhan.  Tapi ternyata mereka saling bertetangga!

 

Hutan Pinus Mangunan dan Puncak Becici dapat menjadi destinasi selanjutnya. Entah karena aku datang di pagi hari atau karena kawasan ini memang berudara sejuk, tapi sungguh segar merasakan keindahan hutan pinus dan juga menghirup udara paginya. Sama seperti di tempat pertama, tempat ini juga penuh dengan wisatawan yang asyik berfoto. Tenang, walaupun banyak orang yang melakukan hal yang sama (baca: berfoto ria), rasanya kita tidak akan kehabisan spot berfoto, karena ada banyak spot menarik di sini. Ayunan, semacam rumah-rumahan dari ranting, bangku-bangku dari semacam batang pohon, dan spot dengan latar belakang tulisan nama tempat wisata ada di sini. Sambil enyelam minum air, di sini sambil menikmati keindahan alamnya, kita juga bisa menikmati kuliner yang ada. Sebenarnya aku mencari makanan khas Yogya yang tersohor itu, siapa yang tak kenal gudeg bukan? Sayang di dalam daerah ini aku belum menemukan penjual gudeg. Akhirnya untuk menu sarapan aku menemukan soto bathok di kawasan Pondok Becici. Tak lupa aku juga mencicipi wedhang uwuh yang terkenal itu.

 

Setelah puas dengan kawasan hutan pinus, jangan langsung pulang! Singgahlah dahulu ke kawasan Pantai Depok. Kawasan pantai ini memang bukan untuk berenang. Namun di sini kalian bisa menikmati sajian sea food yang dimasak langsung. Koleksi foto kalian pun akan bertambah di sini. Foto dengan pemandangan pantai dan perahu-perahu nelayan tentu tak kalah menarik dengan foto di tempat sebelumnya. Sebagai informasi tambahan, uniknya pantai di sini, sinar mataharinya sangat terik namun anginnya sungguh kencang! Jadi panas, namun keringat juga akan mudah kering lagi di sini.

 

Setelah makan siang dan menuju ke kota lagi, singgahlah ke Gumuk Pasir yang terkenal itu. Kata orang Yogya sih, Gumuk Pasir itu bagaikan Arab-nya Jawa Tengah. Sepanjang mata memandang hanyalah pasir! Spot menarik tak lupa foto lagi! Salah satu tips wisata seperti pada umumnya, siapkan baterai handphone yang penuh lengkap dengan power bank-nya.

 

Menarik bukan wisata alam di daerah Yogyakarta ini?

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dianggap Menista Agama, Guntur Romli dilaporkan Relawan Korsa ke Bareskrim Polri
23 April 2018, by Zeal
tampang.com - Guntur Romli akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri karena dinilai telah menista agama Islam melalui cuitan di akun twitternya. Guntur dilaporkan ...
Membuat Pesawat Terbang Lebih Efisien dan Aerodinamis
24 Juli 2018, by Maman Soleman
Perkembangan efisiensi bahan bakar pesawat terbang sepuluh tahun terakhir cukup tinggi. Efisiensi juga terdapat pada bentuk badan dan sayap pesawat terbang ...
 Atasi Anemia Tanpa Efek Samping dengan Obat Alami
15 Oktober 2019, by Admin
Anemia merupakan suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah lebih rendah dari jumlah yang normal dan anemia juga dapat terjadi karena sel-sel darah merah ...
Peneliti Ciptakan Robot yang Terinspirasi dari Origami
25 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian terbaru dari tim profesor Teknik Mesin dan Sains dari University of Illinois menjelaskan bagaimana struktur origami digunakan untuk membuat robot ...
Atasi Kendaraan Mogok Habis Bensin di Kemacetan.. Pertamina Siapkan Satgas Bensin
9 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kementrian Perhubungan dan Kepolisian akan melakukan pengaturan lalu lintas menjelang arus mudik lebaran 2017. Selain itu, untuk mempermudah para ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab