Tampang.com | Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan menjelang Lebaran 2025 berdampak pada meningkatnya jumlah pemudik lebih awal. Masyarakat yang ingin menghindari kepadatan memilih berangkat sejak akhir pekan lalu, terlihat dari lonjakan pengguna kapal ferry, terutama kendaraan roda empat pribadi.
Antisipasi Lonjakan Pemudik: Buffer Zone di Pelabuhan Indah Kiat
Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhy, bersama ASDP dan pemangku kepentingan lainnya, meninjau kesiapan Pelabuhan Indah Kiat sebagai buffer zone untuk mengurai antrean di Pelabuhan Merak.
"Jika area parkir di Pelabuhan Merak hampir penuh, kendaraan pribadi roda empat akan dialihkan ke Pelabuhan Indah Kiat sebagai area penyangga," ujar Menhub, Minggu (23/3/2025).
Pelabuhan Indah Kiat memiliki luas 93.426 meter persegi dan mampu menampung 2.072 kendaraan kecil. Selain itu, Jalan Lingkar Selatan (JLS) akan difungsikan sebagai kantong parkir tambahan jika kapasitas di Pelabuhan Ciwandan mencapai batas maksimal.
Lonjakan Jumlah Penumpang dan Kendaraan
Menurut Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, jumlah pemudik yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak mengalami lonjakan signifikan:
H-10 hingga H-9 (21-22 Maret 2025)
88.396 orang menyeberang, naik 47% dibandingkan tahun lalu
20.887 unit kendaraan, didominasi kendaraan roda empat