“Semakin lama kita menunda pengurangan emisi karbon, maka semakin besar beban yang akan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Schuster dengan nada peringatan.
Penemuan ini mempertegas betapa gentingnya situasi perubahan iklim saat ini. Dunia tidak hanya sedang menghadapi risiko naiknya suhu global, tetapi juga kehilangan salah satu sumber daya alam yang krusial untuk kehidupan manusia: gletser.
Kehilangan gletser berarti kehilangan pasokan air bagi jutaan orang yang tinggal di wilayah pegunungan. Selain itu, pencairan gletser turut mempercepat kenaikan permukaan laut yang mengancam wilayah pesisir di seluruh dunia. Dalam jangka panjang, efek dari pencairan ini bisa mengganggu keseimbangan ekosistem, memicu migrasi besar-besaran, serta memperburuk ketimpangan sumber daya antarnegara.
Maka dari itu, temuan ini menjadi panggilan darurat bagi para pembuat kebijakan, pelaku industri, serta masyarakat global untuk bertindak cepat dan tegas. Upaya mengurangi emisi karbon tidak bisa lagi ditunda, jika kita tidak ingin mewariskan planet yang tak lagi layak huni kepada anak cucu kita.