"Saya menjual aset itu sebenarnya sudah sejak tahun 2019, tepat saat saya terjerat kasus narkoba," tuturnya saat berinteraksi dengan Grid.ID di XXI Metropole, Jakarta, pada Rabu (26/2/2025). "Selama sembilan bulan di rehabilitasi, kehidupan tetap berjalan dan saya tidak memiliki pemasukan sama sekali."
Selain memikirkan kebutuhannya sendiri, Nunung juga merasakan tanggung jawab atas keadaan keluarganya. Ia mengungkapkan, "Banyak sekali anggota keluarga yang saya biayai karena saya menjadi tulang punggung." Tentu saja, dengan situasi tersebut, menjual aset adalah langkah yang terasa paling logis. Tak hanya menghadapi tantangan dari rehabilitasi, Nunung turut harus berhadapan dengan dampak dari pandemic Covid-19 yang menghantam seluruh sektor ekonomi.
Dalam penjelasannya, Nunung menyampaikan bahwa meskipun peristiwa tersebut terjadi lima tahun lalu, kini cerita tersebut kembali mencuat ke publik. Hal ini terjadi setelah dirinya memberikan wawancara di sebuah acara televisi yang menarik perhatian banyak penonton. Di sinilah banyak orang kembali membahas dan mengingat kembali momen-momen sulit dalam hidupnya.