Sidang lanjutan ini juga memperlihatkan Ammar dalam kondisi emosional. Dalam beberapa foto yang beredar dalam berita terkait, tampak Ammar tak kuasa menahan air mata saat menjalani proses persidangan yang dihadiri sejumlah kerabat dan kekasihnya.
Kuasa hukum Ammar sebelumnya sempat menyatakan bahwa kliennya siap buka-bukaan untuk membantu mengungkap detail kasus ini dan bahkan bersedia hadir secara langsung dalam persidangan, bukan hanya secara daring. Hal ini menunjukkan strategi hukum mereka untuk menghadapi tekanan media dan publik.
Publik sendiri terus memperhatikan jalannya persidangan ini, karena kasus ini tidak hanya mengguncang dunia hiburan tetapi juga membuka wacana tentang kondisi lembaga pemasyarakatan serta bagaimana narkoba bisa beredar di dalamnya. Jika benar terbukti, kasus ini dapat mempertegas perlunya reformasi dalam sistem penegakan hukum dan pengawasan di penjara-penjara Indonesia.
Secara keseluruhan, kesaksian Ammar Zoni di pengadilan menjadi momen penting dalam proses hukum yang tengah berjalan, sekaligus memperlihatkan betapa kompleksnya kasus dugaan peredaran narkotika di dalam lembaga tahanan yang juga melibatkan figur publik.