Tampang

Novel Terakhir Gabriel García Márquez Yang Ingin Dimusnahkan Akhirnya Diterbitkan

16 Mar 2024 05:27 wib. 1.054
0 0
Novel Terakhir Gabriel García Márquez Yang Ingin Dimusnahkan Akhirnya Diterbitkan
Sumber foto: Google

"Kami menyadari bahwa buku itu sudah selesai, dan kami sadar bahwa kami tak perlu melakukan banyak proses edit.

"Tak ada tambahan, tak ada perubahan berarti. Jadi, tak banyak yang perlu didiskusikan pada saat itu.

"Kami sempat berpikir sejenak sekitar tiga detik - apakah itu sebuah pengkhianatan bagi orang tua saya, bagi [wasiat] ayah saya?

"Dan kami memutuskan, ya, itu adalah pengkhianatan. Tapi itulah gunanya anak."

Dia berkata bahwa buku tersebut pada akhirnya akan diterbitkan, sehingga keluarga ingin menerbitkan versi yang mereka setujui, dan yang akan melindungi hak ciptanya.

Tugas dengan tanggung jawab besar

“Tantangan terbesar dalam mengedit novel yang belum tuntas adalah mengedit novel yang belum selesai ini, sekaligus memberikan penghormatan yang mutlak terhadap Gabriel García Márquez,” kata Cristóbal Pera, editor versi final novel Until August.

“Itu adalah tugas dengan tanggung jawab yang sangat besar. Tentu saja saya tidak perlu menambahkan sepatah kata pun,” katanya kepada BBC Mundo.

Pera telah menjadi editor García Márquez sejak tahun 2001 dan dia berperan dalam mendorongnya untuk menyelesaikan novel tersebut.

“Dia menulis draf pertama [dari novel itu] pada 2004. Pada 2011, dia mulai kehilangan memorinya dan tak bisa sepenuhnya mengerjakan novel tersebut," tutur Pera.

"Tapi dia berkukuh untuk terus mengoreksi sebuah kata, sebuah frasa, untuk memperbaikinya, dan di sanalah kejeniusannya bersinar, dalam koreksi kecil itu.”

Pera mengerjakan draf kelima yang memiliki catatan tulisan tangan Garcia Marquez di pinggirnya, dengan perubahan dan saran.

“Anda tinggal mengikuti petunjuk yang dia tinggalkan untuk mengambil keputusan, misalnya menghapus frasa yang dicoret,” ujarnya.

Sebuah proyek naratif

Dalam sebuah wawancara di Madrid, Spanyol, Gabriel García Márquez membacakan bab pertama novel Until August kepada publik dan berkata bahwa dia sedang menulis novel pendek berseri dengan tema besar tentang cinta di usia paruh baya, kenang sang editor.

Novel ini adalah bagian dari proyek naratif termasuk 'Of Love and Other Demons' dan 'Memories of My Melancholy Whores'.

“Perempuan adalah karakter yang sangat penting dalam novel García Márquez sejak One Hundred Years of Solitude dan di kisah-kisah lainnya, namun mereka tak pernah menjadi pemeran utama seperti yang terjadi pada Ana Magdalena Bach, seorang perempuan yang memutuskan untuk mengeksplor seksualitas dan kebebasannya.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?