Di Tibet, lukisan thangka menjadi salah satu bentuk seni Buddhis yang paling dihormati. Thangka adalah lukisan gulir yang menggambarkan berbagai dewa dan bodhisattva dalam Buddhisme Tibet. Lukisan ini sering digunakan dalam praktik meditasi dan ritual keagamaan.
Arsitektur Kuil dan Monumen
Buddhisme juga memberikan kontribusi signifikan terhadap arsitektur kuil dan monumen. Salah satu contoh paling awal adalah Stupa, struktur berbentuk kubah yang digunakan untuk menyimpan relik suci. Stupa Sanchi di India adalah salah satu contoh stupa paling terkenal dan merupakan salah satu situs Warisan Dunia UNESCO.
Di Tiongkok, arsitektur kuil Buddhis sering kali menggabungkan elemen-elemen tradisional Tiongkok seperti pagoda. Pagoda adalah menara bertingkat yang sering digunakan untuk menyimpan sutra dan relik suci. Pagoda Giant Wild Goose di Xi'an adalah contoh terkenal dari arsitektur ini.
Di Jepang, arsitektur kuil Buddhis mengalami perkembangan unik dengan munculnya kuil-kuil Zen yang menampilkan desain minimalis dan taman-taman batu. Kuil Ryoan-ji di Kyoto adalah salah satu contoh terkenal dari arsitektur Zen yang memadukan unsur-unsur alam dengan struktur bangunan yang sederhana.
Seni Rupa dan Kriya
Buddhisme juga mempengaruhi seni rupa dan kriya di banyak negara Asia. Di Thailand, seni ukir kayu dan perak sering kali menggambarkan adegan-adegan dari kehidupan Buddha. Di Nepal, seni logam berkembang pesat dengan pembuatan patung-patung dan perhiasan yang rumit. Seni kriya ini sering kali digunakan dalam upacara keagamaan dan sebagai penghormatan kepada dewa-dewa Buddhis.