Suspensi merupakan salah satu komponen paling krusial pada mobil, terutama bagi SUV yang kerap melewati berbagai kondisi jalan dari aspal mulus hingga permukaan yang bergelombang. Bagian ini memegang peranan penting dalam menerima dan meredam getaran, menjaga keseimbangan, serta memastikan kenyamanan berkendara untuk pengemudi dan penumpang. Karena itulah, merawat suspensi SUV dengan tepat sangat penting agar komponen ini tetap awet dan berkinerja optimal meskipun sering digunakan dalam situasi berat. Liputan6
Kenapa Suspensi SUV Perlu Perhatian Khusus
Pada mobil SUV yang berukuran besar dan sering membawa banyak beban, peran suspensi menjadi lebih penting dibandingkan mobil city car biasa. Suspensi memastikan bahwa ban tetap menempel pada permukaan jalan dan menstabilkan mobil ketika melaju di berbagai medan, termasuk jalan tidak rata atau semi off-road. Kondisi ini membuat sistem suspensi secara terus-menerus bekerja keras, sehingga perlu perawatan yang tepat agar komponen-komponennya tidak cepat aus atau rusak. Liputan6
Lakukan Pemeriksaan Shockbreaker Secara Rutin
Shockbreaker adalah komponen inti dari sistem suspensi yang berfungsi meredam ayunan bodi mobil saat melewati turunan, tanjakan, atau jalan bergelombang. Ketika shockbreaker mulai melemah, tanda-tandanya bisa berupa mobil yang memantul berlebihan hingga muncul bunyi aneh di bagian bawah kendaraan. Ini sering terjadi ketika sekrup pengikat, baut, atau sambungan antara bagian-bagian suspensi longgar akibat getaran dan tekanan terus-menerus. Liputan6
Umumnya, pengecekan shockbreaker dianjurkan dilakukan secara berkala, misalnya setiap perjalanan 10.000–20.000 kilometer. Jika sudah menunjukkan tanda-tanda aus atau rusak, pergantian dapat dilakukan antara 50.000 hingga 80.000 kilometer, tergantung kondisi pemakaian dan jalan yang dilalui. Chery Indonesia
Hindari Memuat Benda Melebihi Kapasitas