Dominasi Ferrari di Era Emas
Ferrari memasuki era keemasannya di Formula 1 pada tahun 1950-an dan 1960-an. Pada tahun 1952, Alberto Ascari membawa Ferrari meraih gelar juara dunia pertama mereka, diikuti oleh Juan Manuel Fangio pada tahun 1956. Dominasi Ferrari di era ini tidak hanya tentang kecepatan dan teknologi, tetapi juga tentang semangat bertanding yang kuat dan dedikasi para mekanik dan insinyur yang bekerja di belakang layar.
Kontroversi dan Kembali ke Puncak
Meskipun mengalami tantangan dan kontroversi di beberapa musim, seperti peristiwa tragis di Monza pada tahun 1988 yang merenggut nyawa pembalap Enzo Ferrari, Gerhard Berger, Ferrari tetap teguh dan kembali memenangkan gelar juara dunia dengan Michael Schumacher pada tahun 2000-an. Era ini menandai kembalinya dominasi Ferrari dalam olahraga balap dan kembali meraih gelar juara dunia pembalap dan konstruktor secara berkelanjutan.
Inovasi Teknologi dan Pengaruh Ferrari
Selain prestasinya di lintasan, Ferrari juga terkenal karena kontribusinya terhadap teknologi mobil balap. Inovasi seperti rem karbon dan desain mesin yang canggih telah menjadi standar dalam industri otomotif berkat penelitian dan pengembangan yang dilakukan di markas besar Ferrari di Maranello, Italia. Pengaruh teknologi Ferrari juga meluas ke mobil produksi, dengan teknologi dari sirkuit balap sering kali diadaptasi untuk mobil jalan raya Ferrari yang eksklusif.