Lari di trek tanah juga dapat meningkatkan stabilitas dan kekuatan otot-otot kaki. Saat Anda berlari di permukaan yang tidak rata atau bervariasi, otot-otot stabilizer pada kaki, pergelangan, dan lutut Anda akan terpacu untuk bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan. Hal ini tidak hanya membantu dalam membangun kekuatan, tetapi juga meningkatkan proprioception, yaitu kemampuan tubuh untuk merasakan posisi dan gerakan. Dengan meningkatnya kekuatan otot dan stabilitas sendi, risiko cedera pada lutut dapat berkurang secara signifikan.
Di samping itu, lari di trek tanah juga dapat memberikan pengalaman alam yang menyehatkan. Berlari di lingkungan terbuka, seperti taman atau hutan, tidak hanya menyegarkan pikiran tetapi juga meningkatkan estetika olahraga. Suasana alam yang tenang bisa menjadi penyemangat bagi pelari, membuat mereka lebih betah berlari dan mengurangi stres. Stres yang berkurang akan berdampak positif pada keseluruhan kesehatan fisik dan mental, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada pencegahan cedera.
Manfaat lain dari lari di trek tanah adalah meningkatnya daya tahan tubuh. Lari di permukaan yang lembut membuat Anda dapat berlari lebih lama dan lebih sering tanpa merasa kelelahan yang berlebihan. Ini sangat penting bagi pelari pemula serta mereka yang ingin meningkatkan durasi dan intensitas latihan tanpa membebani lutut.