Menurutnya, Fabregas masih membutuhkan beberapa tahun lagi untuk berkembang sebelum siap menangani klub dengan tekanan besar seperti Milan. Meski sukses membawa Como bersaing di Serie A, pengalaman Fabregas sebagai pelatih masih sangat terbatas.
Gaya Permainan Menarik, tapi Masih Butuh Pembuktian
Di Como, Fabregas dikenal mengusung filosofi permainan berbasis penguasaan bola dan operan cepat. Namun, timnya kerap kehilangan fokus dalam momen-momen krusial. Hal ini menimbulkan keraguan apakah ia mampu menerapkan sistem yang solid di Milan.
Criscitiello juga mempertanyakan mengapa Fabregas lebih diapresiasi di Italia ketimbang di Inggris. "Jika dia memang sehebat itu, mengapa klub-klub Premier League tidak meliriknya?" tanyanya.
Milan Harus Belajar dari Kesalahan Juventus
Milan berada di titik krusial dalam membangun tim yang lebih kompetitif. Oleh karena itu, mereka harus berhati-hati dalam memilih pelatih baru. Mengulang kesalahan Juventus dengan Thiago Motta bisa menjadi bumerang.