Studi dalam laporan ini juga menunjukkan bahwa keterlibatan dalam kegiatan sosial mampu menurunkan angka deaths of despair atau kematian akibat keputusasaan, seperti bunuh diri dan penyalahgunaan zat. Di Israel, banyak masyarakat yang aktif dalam kegiatan amal dan sukarela, yang berkontribusi terhadap kesejahteraan mental secara keseluruhan.
Tantangan yang Masih Dihadapi Israel
Meski memiliki skor kebahagiaan yang tinggi, Israel tetap menghadapi berbagai tantangan besar. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah meningkatnya isolasi sosial di kalangan generasi muda. Hal ini menjadi perhatian serius karena bisa berdampak pada kesehatan mental masyarakat dalam jangka panjang.
Selain itu, ketegangan politik dan ancaman keamanan yang terus berlangsung juga dapat mempengaruhi kesejahteraan subjektif masyarakat Israel. Oleh karena itu, laporan WHR menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur kesehatan mental dan penguatan ketahanan komunitas agar masyarakat bisa lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
Finlandia Tetap Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia
Sementara itu, Finlandia masih mempertahankan posisinya sebagai negara paling bahagia di dunia. Negara-negara Nordik lainnya seperti Denmark, Islandia, dan Swedia juga masuk dalam peringkat teratas. Keberhasilan negara-negara ini dalam menjaga kebahagiaan warganya tidak terlepas dari sistem dukungan sosial yang kuat, pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta kepercayaan publik yang tinggi terhadap institusi pemerintah.