Kesalahan lainnya yang sering dilakukan adalah tidak mencatat pengeluaran selama liburan. Saat berlibur, kita sering terjebak dalam suasana yang menyenangkan dan cenderung mengabaikan pengeluaran. Tanpa mencatat, Anda mungkin tidak menyadari sudah menghabiskan lebih banyak dari anggaran liburan yang telah ditetapkan. Gunakan aplikasi pengelola keuangan atau cara tradisional seperti mencatat di buku catatan untuk mengawasi pengeluaran Anda. Ini akan membantu Anda tetap berada di jalur yang tepat dan mencegah pengeluaran tak terduga yang tidak perlu.
Selain itu, hindari untuk melakukan pembelian impulsif saat berlibur. Terkadang, kita tergoda untuk membeli oleh-oleh atau barang-barang unik di tempat wisata tanpa memikirkan dampaknya terhadap anggaran. Meskipun berbelanja merupakan bagian dari pengalaman liburan, penting untuk memiliki batasan dan hanya membeli barang-barang yang memang dibutuhkan atau benar-benar diinginkan. Dengan cara ini, Anda dapat mengontrol pengeluaran dan mencegah pemborosan.
Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan asuransi perjalanan. Banyak orang meremehkan pentingnya memiliki asuransi saat berlibur, padahal risiko pengeluaran tak terduga seperti kesehatan atau kehilangan barang berharga bisa sangat merugikan. Dengan memiliki asuransi perjalanan, Anda bisa melindungi diri dari risiko-risiko yang tidak diinginkan. Meskipun harus mengeluarkan biaya tambahan, investasi ini bisa menghemat banyak uang di masa depan jika terjadi sesuatu yang tidak terduga.