Namun, pertumbuhan Gig Economy juga memunculkan pertanyaan tentang perlindungan pekerja. Tanpa regulasi yang jelas, pekerja gig bisa rentan terhadap eksploitasi, upah yang tidak adil, dan jam kerja yang tidak manusiawi. Negara-negara dan organisasi buruh kini mulai mendiskusikan bagaimana cara memberikan perlindungan sosial dan hak-hak dasar bagi para pekerja di sektor ini. Perlu adanya keseimbangan antara fleksibilitas yang ditawarkan oleh Gig Economy dengan jaminan keamanan dan kesejahteraan bagi para pekerjanya.
Bagi generasi muda, Gig Economy adalah cerminan dari tuntutan zaman yang serba cepat. Mereka harus beradaptasi dengan model kerja yang tidak lagi kaku, tetapi juga harus cerdas dalam mengelola risiko yang menyertainya.