Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ketua DPP Gerindra: Kemenangan Mahathir Adalah Bukti Inkumben Bisa Kalah

Ketua DPP Gerindra: Kemenangan Mahathir Adalah Bukti Inkumben Bisa Kalah

11 Mei 2018 | Dibaca : 284x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemilu Malaysia baru saja selesai dan Mahathir Muhammad adalah pemenang dalam pemilu tersebut. seperti diketahui juga, Mahathir diusung oleh Koalisi Harapan Pakatan yang merupakan partai opisisi pemerintah. Kemenangan tersebut membuat kekuasaan Barisan Nasional berakhir selama 61 tahun menguasai Malaysia.

Terkait kemenangan Mahathir itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan kemenangan Mahathir Muhammad dalam pemilihan umum di Malaysia itu menambah semangat partainya mengusung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden mendatang.

Riza menilai, kenyataan itu menunjukkan bahwa inkumben bisa dikalahkan.

"Ini inkumben 10 tahun bisa dikalahkan. Jadi saya yakin pada 2019 nanti inkumben kalah," katanya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (10/05/2018)

Selain itu, Riza juga mengatakan kemenangan Mahathir yang menumbangkan inkumben juga membuktikan bahwa usia tidak menjadi masalah dalam pemilu.

"Ternyata di politik dunia umur enggak jadi masalah," katanya. 

Seperti diketahui saat ini Mahathir berusia 92 tahun. Bahkan dirinya juga menyebut beberapa pemimpin dunia lain yang berusia lanjut, antara lain Donald Trump dan Vladimir Putin.

Menurut Riza, memang politikus muda perlu didorong untuk regenerasi, tetapi politikus yang berusia tua itu lebih dewasa dan matang sehingga dapat memberi kepastian.

Sebelumnya, Koalisi Pakatan Harapan, yang dipimpin bekas Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, memenangi pemilu Malaysia dengan meraih mayoritas suara.

Hal itu membuat Mahathir, yang pernah menjadi Perdana Menteri selama 22 tahun, bakal kembali ke tampuk kekuasaan menggantikan Najib Razak. Sebelumnya, Najib menjadi PM selama sembilan tahun. Ia merupakan bekas anak didik Mahathir, yang kemudian pecah kongsi.

Kemenangan Pakatan Harapan mengakhiri dominasi koalisi Barisan Nasional, yang telah berkuasa di Malaysia selama 61 tahun, termasuk saat Mahathir menjadi PM pada 1981-2003.

Partai anggota koalisi Pakatan Harapan, Partai Keadilan Rakyat, dan Demokratic Action Party, berhasil meraih suara hingga melewati angka psikologi 112 sehingga menguasai mayoritas sederhana kursi di Dewan Rakyat.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

nokia 9
31 Mei 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Meski diduga kuat hadir tahun ini, sampai sekarang belum ada informasi resmi mengenai Nokia 9 dari HMD Global. Kendati demikian, rumor seputar ...
hormon kemarahan
19 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tak sedikit orang yang menganggap jika kita lapar maka akan mudah marah, mudah tersinggung dan yang lainnya. Kaitan antara lapar dan emosi ...
Tak Perlu Pintar untuk Jadi Kaya, Benarkah?
3 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Seorang Miliarder muda, Timothy Kim menjelaskan tentang rahasia suksesnya. Ia menjelaskan bahwa untuk jadi kaya tidak perlu pintar ...
5 Alasan Sehat Mengapa Kamu Harus Suka Pedas
13 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk makanan, ada sebagian orang yang menyukai santapan berasa pedas. Tak hanya menambah cita rasa, ternyata makanan pedas punya manfaat lain. ...
Unjuk Rasa Mahasiswa UIN Banten Untuk Memperingati Hardiknas Berlangsung Ricuh
3 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sebagai bentuk aksi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin, Serang, Banten di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab