Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Keren, Penderita Disleksia Ini Raih IPK Tertinggi!

Keren, Penderita Disleksia Ini Raih IPK Tertinggi!

19 Oktober 2017 | Dibaca : 908x | Penulis : Rindang Riyanti

Kelemahan dan kekurangan bukanlah halangan untuk belajar dan melakukan yang terbaik.

Hal ini telah dibuktikan oleh seorang mahasiswa bernama Phoebe Stothard. Dirinya mengalami disleksia sejak kecil. Ketika duduk di bangku sekolah, ia sering dikatai bodoh oleh orang-orang di sekelilingnya bahkan oleh gurunya sendiri. Tapi kini Phoebe boleh berbangga karena ia lulus sebagai salah satu mahasiswa dengan IPK tertinggi.

Phoebe adalah mahasiswa Australia yang baru saja lulus dari University of Technology Sydney jurusan Komunikasi. Sebelumnya, Phoebe memang selalu kesulitan dalam belajar karena didiagnosa mengalami Disleksia, Diskalkulia, Disgrafia, dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).

Rupanya, hal ini pun baru diketahuinya setahun lalu.

Dalam setahun belakang itu, Phoebe mulai bisa belajar karena telah mengetahui apa penyebab kelemahannya dalam bidang akademis. Ia belajar dengan bantuan penyandang keterbatasan. Dalam akun Facebooknya, wanita cantik tersebut pun mengumumkan jika bisa menyelesaikan studi terlepas dari perkataan orang selama ini. Tak hanya itu, Phoebe bahkan mendapat nilai IPK tertinggi di jurusannya.

"Untuk guru di HSC yang bilang kepada orangtuaku aku harus tinggal kelas karena aku akan membuat nilai pelajar turun. Untuk guru di universitas yang bilang 'aku benar-benar tidak peduli dengan pendidikanku' dan membuatku menangis di depan kelas karena aku salah mengeja kata. Untuk orangtua yang meminta guru untuk tidak menempatkan anaknya duduk di sebelahku di kelas matematika karena anak mereka akan 'jadi bodoh juga'. Untuk orang-orang yang menjelekkanku karena tidak sesuai kriteria pelajar sempurna, hati-hati karena kami anak-anak dengan keterbatasan bisa menghancurkan kalian dengan cara unik kami. P.s salam untuk teman, keluarga, dan tutorku yang mengagumkan yang selalu menolong dan mendukungku selama perjalananku," tuturnya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kecanggihan Gadget bisa Memandu Menemukan Wi-Fi Gratis
16 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Semakin banyak gadget bermunculan, semakin banyak kecanggihan diberikan saling bersaing satu sama lain. Belakaangan ini ada aplikasi-aplikasi ...
Ini Tanda Kencan Pertama Bisa Jadi yang Terakhir
19 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kencan pertama tentunya menjadi suatu hal yang bisa berkesan namun juga bisa menjadi bencana ketika menjalin hubungan. Hal ini dapat terjadi ...
21 Korban tewas di Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Jepang
10 Juli 2017, by Slesta
10 Juli (UPI) - Sedikitnya 21 orang tewas dan setidaknya 20 lainnya hilang dalam banjir dan tanah longsor di pulau Kyushu Jepang setelah hujan pekan lalu, ...
Tiffatul Sembiring : "Proses Secara Hukum yang Tegas, Kami tidak Menyuruh Orang Menebar Fitnah"
29 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Penangkapan salah seorang kader PKS, Fajar Agustanto yang merupakan pemilik Suara News oleh Bareskrim Polri mendpat tanggapan dari para petinggi ...
Gempa Bumi Berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) di Kepulauan Mentawai
1 September 2017, by Nur Atinal Khusna
Lagi-lagi di Kepulauan Mentawai terjadi gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR). Gempa tersebut diprediksikan tidak menimbulkan bencana tsunami, namun ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview